Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Makna 5 Lagu xikers di EP ROUTE ZERO : The ORA, Sambut Era Baru!
Xikers (x.com/xikers_official)
  • Xikers resmi comeback lewat EP ketujuh berjudul ROUTE ZERO : The ORA pada 19 Mei 2026, menandai awal babak baru setelah menutup era House of Tricky.
  • Lima lagu dalam EP ini menggambarkan tema perjuangan, kebebasan berekspresi, kepercayaan diri, hingga penerimaan diri yang mencerminkan perjalanan emosional dan artistik Xikers.
  • Sebagai bagian dari promosi, Xikers akan menggelar fan meeting kedua bertajuk 'roadYmap to univerxity in 2026' di Seoul dan Tokyo pada Juni serta Juli 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

xikers baru saja menyapa penggemar mereka dengan karya terbaru, nih. Minjae cs resmi comeback lewat EP ketujuh mereka yang bertajuk ROUTE ZERO : The ORA pada Selasa (19/5/2026). Rilisan ini tersedia dalam lima lagu dengan "OKay" yang dipilih menjadi title track.

EP ROUTE ZERO : The ORA merupakan titik balik yang menandai awal dari perjalanan xikers setelah menutup cerita lama mereka di mini album House of Tricky : Wrecking The House, yang rilis pada akhir Oktober 2025 lalu. Seperti apa kisah baru mereka? Yuk, simak makna kelima lagu dalam EP ROUTE ZERO : The ORA berikut ini!

1. "Ghost Rider"

Xikers (x.com/xikers_official)

Mini album ROUTE ZERO : The ORA dibuka dengan lagu "Ghost Rider," yang melibatkan Minjae, Sumin, dan Yechan dalam kredit penulisan liriknya. Secara keseluruhan, lagu ini merangkum tentang perjuangan bertahan hidup seseorang di tengah lingkungan yang penuh kepalsuan.

Judulnya sendiri mengibaratkan kehidupan layaknya mobil hantu yang terus berjalan tanpa bisa dikendalikan dan tidak memiliki tombol untuk kembali ke masa lalu. Liriknya menunjukkan bagaimana xikers bersikap cuek terhadap para haters yang bersembunyi di balik anonimitas dunia maya. Alih-alih peduli, mereka justru memilih menutup telinga dan tetap fokus untuk berkarya.

Dalam lagu ini, xikers juga menggambarkan fase di mana seseorang merasa linglung, kehilangan arah, dan mengalami krisis identitas karena terjebak di lingkungan yang penuh tekanan dari segala sisi. Meski mengalami burnout hebat, ia menolak untuk dikendalikan seperti boneka tali dan terus melangkah maju dengan mengabaikan semua kepalsuan di sekitarnya.

2. "OKay"

Xikers (x.com/xikers_official)

Track kedua yang bertajuk "OKay" dipilih menjadi lagu utama dari mini album ROUTE ZERO : The ORA. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menolak diatur oleh standar orang lain dan berkeinginan kuat untuk menjadi pusat perhatian lewat keunikannya sendiri.

Liriknya menggambarkan seorang pemberontak yang sengaja mengesampingkan aturan-aturan dunia yang mengekang. Ia bahkan tidak peduli jika dianggap aneh, karena melakukan hal yang berbeda justru membuatnya merasa bebas. xikers turut memposisikan diri mereka sebagai sutradara yang mengatur jalan hidupnya sendiri dan secara gamblang menolak untuk menjadi tiruan dari orang lain.

Di sisi lain, mereka sadar bahwa tindakan mendobrak aturan ini akan menarik banyak perhatian. Namun, alih-alih merasa tertekan, mereka justru mengubah penilaian buruk orang lain sebagai bahan bakar untuk tampil lebih percaya diri dalam meraih kesuksesan.

3. "Graffiti"

Xikers (x.com/xikers_official)

Selanjutnya, lagu "Graffiti" menggunakan metafora street culture sebagai konsep utama untuk menginterpretasikan kebebasan berekspresi. Berbeda dari dua lagu sebelumnya, track ketiga ini berfokus menggambarkan perjalanan karier yang dijalani xikers dengan lepas namun teratur.

Selaras dengan judulnya, lagu ini melukiskan seseorang yang berani mengambil risiko dan membiarkan inspirasi mengalir secara spontan untuk menciptakan sesuatu yang keren. Tiap penggalan liriknya menegaskan bahwa xikers hanya berkarya bersama tim yang solid dan setia. Mereka fokus mendukung satu sama lain tanpa memedulikan gangguan atau kebisingan yang berasal dari dunia luar.

Meski terkesan santai, ada tekad yang kuat untuk terus berkarya tanpa terkekang oleh waktu ataupun terjebak dalam penilaian yang diciptakan orang lain. Xikers juga menyelipkan pesan mendalam dalam lagu ini, mereka mengajak para pendengarnya untuk melepaskan beban pikiran dan berani menjalani hidup secara bebas.

4. "Trophy"

Xikers tampil di acara '7th mini album "ROUTE ZERO : The ORA" comeback showcase' (x.com/xikers_official)

"Trophy" dikemas dalam irama intens dan koreografi yang mudah diingat. Lagu ini memaknai perasaan bangga xikers atas kesuksesan yang telah diraih dari hasil jerih payah mereka sejak awal debut.

Salah satu bagian dari lagu ini menjelaskan sepuluh member xikers dengan ciri khas masing-masing yang kemudian bersatu sebagai sebuah grup. Bersama-sama, mereka dapat menciptakan sesuatu yang luar biasa sehingga tidak perlu lagi mengejar penghargaan, karena kesuksesan dan daya tarik itu akan mendatangi mereka dengan sendirinya.

Namun, di balik lirik yang kental dengan flexing, xikers mengaku bahwa bermimpi setinggi itu kadang memang terasa menakutkan. Meski begitu, mereka tetap melawan rasa takut tersebut, karena hal luar biasa tidak akan lahir dari pikiran dan karya yang biasa-biasa saja.

5. "Outsider"

Xikers tampil di acara '7th mini album "ROUTE ZERO : The ORA" comeback showcase' (x.com/xikers_official)

Lagu penutup untuk mini album ROUTE ZERO : The ORA, "Outsider," disajikan secara lebih ringan. Melodinya terdengar menyenangkan dan mampu membangkitkan semangat bagi pendengarnya. Lirik track ini merangkum tentang penerimaan diri, persahabatan, dan tekad untuk mewujudkan impian bersama.

Pada bagian pertama, xikers menggambarkan masa muda mereka sebagai momen yang dipenuhi kesalahan dan air mata. Namun, daripada meratapi kesalahan tersebut, mereka memilih untuk menerimanya sebagai proses belajar.

Seiring berjalannya waktu, mereka semakin solid dan mulai berani mengambil risiko untuk menghadapi kerasnya dunia luar. Ketika salah satu dari mereka merasa tersesat atau ragu, para member lainnya siap merangkul, bertukar pikiran, dan menguatkan satu sama lain.

Setelah perilisan resmi EP ROUTE ZERO: The ORA, xikers akan menggelar fan meeting kedua mereka yang bertajuk "2nd FANMEETING : roadYmap to univerxity in 2026," pada 27 Juni 2026 di Ticketlink 1975 Theater, Seoul dan di Zepp Haneda, Tokyo, pada 31 Juli 2026. Nah, dari kelima track yang tersedia, lagu mana yang paling kamu suka, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team