Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
penampilan Huntr/x dalam KPop Demon Hunters
penampilan Huntr/x dalam KPop Demon Hunters (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

Intinya sih...

  • KPop mengalami kebangkitan global pada era 2010-an

  • BTS menjadi grup KPop pertama yang tampil di Grammy dan mencetak rekor

  • "Golden" dari KPop Demon Hunters memenangkan Grammy sebagai lagu KPop pertama

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Grammy merupakan ajang penghargaan paling ikonik dalam industri musik dunia. Ia kembali menjadi sorotan usai menggelar Grammy ke-68 pada Minggu (1/2/2026) di Crypto.com Arena, Los Angeles. Bagi para musisi, Grammy bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan simbol pengakuan tertinggi yang mampu mendongkrak karier mereka.

Grammy 2026 terasa istimewa bagi para KPopers, sebutan bagi para pencinta KPop. Pasalnya, lagu "Golden" dari film animasi KPop Demon Hunters (2025) mencetak sejarah sebagai lagu KPop pertama yang berhasil memenangkan Grammy. Capaian ini jadi tonggak penting bagi industri KPop yang selama ini masih kesulitan menembus kemenangan di Grammy.

Bagaimana perjalanan para musisi KPop di ajang Grammy dari tahun ke tahun? Mari kita lihat kembali sejarahnya, ya!

1. Era 2010-an menandai kebangkitan KPop di kancah internasional

BLACKPINK dalam MV "DDU-DU DDU-DU" (YouTube.com/BLACKPINK)

Sebelum menjelma sebagai pop culture global, KPop merupakan genre musik dengan basis penggemar yang relatif terbatas. Semuanya berubah pada era 2010-an ketika berbagai grup KPop mulai menembus pasar internasional. Popularitas mereka tak hanya ditopang oleh kualitas musik, tetapi juga oleh peran penggemar yang dikenal loyal, kreatif, dan terorganisir dalam menyebarkan karya para idol ke luar Korea Selatan.

Kiprah KPop di panggung hiburan global kemudian melahirkan gelombang Hallyu, yakni meluasnya budaya Korea ke berbagai negara melalui musik, fashion, dan lifestyle. Salah satu buktinya ditorehkan oleh BTS yang mencatat sejarah sebagai grup musisi Korea pertama yang memuncaki tangga album Billboard 200 lewat Love Yourself: Tear (2018). Bersama BLACKPINK, EXO, dan sejumlah grup ikonik lainnya, mereka turut memperkuat posisi KPop sebagai industri hiburan Asia yang mampu bersaing di pasar global.

2. BTS mencetak rekor sebagai grup KPop pertama yang melaju ke Grammy

BTS dalam cuplikan MV "Dynamite" (YouTube.com/HYBE Labels)

Milestone seorang musisi kerap dianggap kurang lengkap jika belum menjejakkan kaki ke panggung Grammy. Kesempatan tersebut akhirnya diraih Bangtan Sonyeondan atau yang sering disebut BTS lewat single "Dynamite" (2020). Ia mengantarkan BTS menjadi perwakilan KPop di Grammy 2021 melalui nominasi Penampilan Duo/Grup Pop Terbaik (Best Pop Duo/Group Performance).

"Dynamite" juga menandai single pertama BTS yang sepenuhnya dibawakan dalam bahasa Inggris. Ditulis oleh David Stewart dan Jessica Agombar, lirik lagu ini mengusung pesan optimisme di tengah masa sulit. Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam memperluas jangkauan BTS sekaligus memperkuat fandom mereka.

3. Tiga tahun masuk Grammy, BTS pulang dengan tangan kosong

"My Universe" pernah masuk nominasi Best Pop Duo/Group Performance di Grammy 2023 (YouTube.com/Coldplay)

Sayangnya, meski menjadi unggulan kritikus, langkah BTS untuk mendapatkan piala Grammy pada 2021 belum membuahkan hasil. Mereka harus mengakui keunggulan lagu "Rain on Me" (2020) milik Lady Gaga dan Ariana Grande. BTS kembali masuk kategori yang sama pada Grammy 2022 lewat "Butter" (2022), tetapi kalah oleh "Kiss Me More" (2021) karya Doja Cat dan SZA.

Usaha mereka berlanjut di Grammy 2023 ketika BTS berhasil mengamankan tiga nominasi sekaligus, yaitu Album Terbaik Tahun Ini (Album of the Year), Best Pop Duo/Group Performance, dan Video Musik Terbaik (Best Music Videos). Namun, dari seluruh nominasi tersebut, tidak ada satu pun piala yang mampu mereka dapatkan. Kabar ini menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar yang menilai Grammy masih enggan memberikan apresiasi terhadap industri KPop yang telah mendunia.

4. Grammy 2026 menjadi saksi debut solo Rosé BLACKPINK dengan lagu "APT."

Rosé BLACKPINK dan Bruno Mars dalam MV "APT." (YouTube.com/ROSÉ)

KPop kembali mencatat sejarah di Grammy 2026 melalui kehadiran Rosé BLACKPINK. Ia menjadi musisi solo KPop pertama yang tampil di ajang penghargaan musik paling bergengsi tersebut. Anggota girl band BLACKPINK ini dinominasikan dalam tiga kategori utama, yakni Rekaman Terbaik Tahun Ini (Record of the Year), Lagu Terbaik Tahun Ini (Song of the Year), dan Best Pop Duo/Group Performance lewat lagu "APT." (2024).

Meski harus mengakui keunggulan pesaingnya, Rosé tetap menorehkan pencapaian yang unik. Dirinya mendapatkan kehormatan sebagai musisi solo KPop pertama yang tampil sebagai opening performer di Grammy 2026. Berkolaborasi dengan Bruno Mars, Rosé menyanyikan "APT." secara enerjik yang langsung memanaskan suasana.

5. "Golden" dari KPop Demon Hunters membuka babak baru KPop di Grammy

Huntr/x dalam KPop Demon Hunters (dok. Sony Pictures Animation/KPop Demon Hunters)

KPop Demon Hunters kini lebih dari sekadar film animasi tentang grup idol yang bertarung melawan iblis. Daya tarik utamanya terletak pada deretan lagu yang catchy, terutama "Golden" yang dibawakan EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami. Lagu ini juga mencetak sejumlah prestasi mengesankan, termasuk menapaki posisi puncak di Billboard Hot 100 serta Spotify Daily Top Songs Global.

Tak hanya viral di dalam filmnya, "Golden" juga mengukir prestasi bersejarah di dunia nyata sebagai lagu KPop pertama yang memenangkan Grammy lewat kategori Lagu Terbaik yang Ditulis untuk Media Visual (Best Song Written for Visual Media). Ia memperoleh nominasi Song of the Year dan Best Pop Duo/Group Performance, meski kalah dari "WILDFLOWER" (2024) dan "Defying Gravity" (2024). Namun, "Golden" tidak gagal menetapkan tonggak sejarah yang membanggakan bagi industri KPop, seperti yang sempat disinggung oleh Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.

Setelah bertahun-tahun tanpa piala, "Golden" dari KPop Demon Hunters berhasil merepresentasikan kecintaan dan solidaritas KPopers di seluruh dunia dengan membawa pulang Grammy. Pencapaian ini pun membuka jalan bagi musisi KPop lain untuk melanjutkan warisan "Golden" di ajang penghargaan prestisius tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team