Kamu lagi duduk di depan laptop yang masih tertutup, tapi pikiranmu masih tertinggal di kampung halaman bareng opor ayam dan tawa sepupu. Rasanya berat buat sekadar membuka e-mail, padahal fisik kamu sudah ada di perantauan atau meja kerja. Perasaan hampa, sedih, dan gak bersemangat ini sering disebut dengan post-Lebaran blues, sebuah kondisi emosional yang bikin transisi libur Lebaran ke rutinitas terasa sangat menyiksa. Sebenarnya, hal ini sama dengan post-holiday blues yang kerap dialami oleh kamu yang harus kembali beraktivitas rutin setelah libur panjang.
Kalau kamu membiarkan perasaan ini berlarut-larut, performa kerja dan kesehatan mental kamu bisa beneran terganggu, lho. Kamu bakal merasa terjebak dalam rasa bersalah karena menganggap diri sendiri malas, padahal sebenarnya ada penjelasan psikologis di baliknya, kok. Yuk, pahami kenapa hal ini terjadi supaya kamu bisa lebih cepat "bangun" dan gak makin terpuruk dalam kesedihan yang gak perlu.
