Lingkungan kerja yang sehat seharusnya mampu memberikan ruang tumbuh bagi setiap individu yang terlibat di dalamnya. Apresiasi menjadi salah satu unsur penting yang berperan besar dalam menjaga semangat, loyalitas, dan kualitas kinerja. Ketika usaha dan kontribusi tidak pernah dihargai, kondisi tersebut dapat menggerus motivasi secara perlahan tanpa disadari. Banyak pekerja bertahan karena rasa tanggung jawab atau kekhawatiran terhadap masa depan, padahal situasi yang tidak sehat justru dapat berdampak panjang pada kesejahteraan mental.
Kurangnya apresiasi di tempat kerja sering kali tidak datang dalam bentuk yang mencolok. Tanda-tandanya muncul secara halus melalui rutinitas yang terasa hampa, pencapaian yang diabaikan, serta beban kerja yang terus bertambah tanpa pengakuan. Situasi semacam ini membuat pekerjaan terasa sekadar kewajiban, bukan lagi ruang aktualisasi diri. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut berpotensi memicu burnout dan menurunkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Supaya kamu dapat segera mengambil langkah rasional, yuk simak kelima tanda kamu harus berhenti di pekerjaan tanpa apresiasi berikut ini. Keep scrolling!
