Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
bekerja
ilustrasi bekerja (freepik.com/ jcomp)

Menjelang libur panjang, suasana hati biasanya sudah pengin istirahat, tapi daftar pekerjaan justru terasa makin padat. Deadline seakan numpuk di waktu yang sama, sementara fokus kamu mulai terpecah antara kerjaan dan rencana liburan. Kalau gak diatur dengan baik, momen ini bisa bikin kamu stres sebelum benar-benar menikmati waktu istirahat.

Supaya semua tetap terkendali dan kamu bisa masuk masa libur dengan tenang, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan. Dengan pengaturan yang tepat, pekerjaan tetap selesai tanpa bikin kepala terasa penuh.

1. Susun prioritas berdasarkan urgensi dan dampaknya

ilustrasi mengatur ulang prioritas pekerjaan (freepik.com/freepik)

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilah pekerjaan berdasarkan tingkat urgensi dan dampaknya. Tugas dengan deadline paling dekat dan konsekuensi terbesar harus kamu dahulukan. Cara ini membantu kamu fokus pada hal yang benar-benar penting.

Hindari keinginan menyelesaikan semuanya sekaligus. Ketika kamu mencoba mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan, energi cepat terkuras dan hasilnya gak maksimal. Fokus pada satu prioritas utama akan membuat pekerjaan lebih terarah.

Kamu juga bisa membuat daftar singkat harian agar progres lebih terpantau. Dengan begitu, kamu tahu apa yang sudah selesai dan apa yang masih perlu dikerjakan sebelum libur tiba.

2. Tetapkan batas waktu kerja yang realistis

ilustrasi mengelola waktu saat produktivitas (freepik.com/freepik)

Menjelang libur panjang, godaan untuk lembur berlebihan cukup besar. Kamu mungkin merasa harus menuntaskan semua hal sampai benar-benar kosong. Padahal, memaksakan diri justru bikin kamu kelelahan sebelum liburan dimulai.

Tentukan jam kerja yang jelas dan realistis setiap harinya. Saat waktu kerja selesai, berhenti dan beri ruang untuk istirahat. Pola ini membantu menjaga energi tetap stabil sampai hari terakhir.

Dengan batas waktu yang sehat, kamu tetap produktif tanpa mengorbankan kondisi fisik dan mental. Libur panjang pun bisa kamu jalani dengan tubuh dan pikiran yang lebih segar.

3. Komunikasikan progres kepada tim atau atasan

ilustrasi kerjasama tim (freepik.com/pressfoto)

Salah satu sumber stres terbesar adalah miskomunikasi. Supaya gak ada kesalahpahaman selama kamu libur, pastikan progres pekerjaan sudah kamu sampaikan dengan jelas. Beri tahu tugas mana yang sudah selesai dan mana yang masih berjalan.

Komunikasi terbuka membuat semua pihak punya ekspektasi yang sama. Kamu juga gak perlu merasa cemas memikirkan kemungkinan ada hal yang terlewat.

Kalau memungkinkan, siapkan catatan singkat atau panduan untuk pekerjaan yang mungkin dilanjutkan saat kamu gak aktif. Cara ini bikin transisi menuju masa libur terasa lebih rapi.

4. Hindari distraksi yang gak perlu

ilustrasi disiplin dalam bekerja (freepik.com/jcomp)

Menjelang libur, obrolan santai atau rencana traveling sering bikin fokus teralihkan. Wajar saja, tapi tetap perlu dikendalikan supaya pekerjaan gak tertunda. Atur waktu khusus untuk diskusi santai agar jam kerja tetap efektif.

Kamu bisa memanfaatkan teknik kerja fokus, seperti bekerja dalam durasi tertentu tanpa gangguan. Matikan notifikasi yang gak mendesak selama menyelesaikan tugas penting.

Dengan mengurangi distraksi, pekerjaan lebih cepat selesai. Kamu pun punya waktu lebih longgar untuk mempersiapkan liburan tanpa rasa panik.

5. Siapkan daftar awal untuk setelah libur

ilustrasi menulis pekerjaan sesuai prioritasnya (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Supaya pikiran lebih tenang saat liburan, buat daftar kecil tentang apa yang perlu kamu lakukan setelah kembali bekerja. Catatan sederhana ini membantu kamu merasa lebih siap menghadapi hari pertama masuk kerja nanti.

Kamu gak perlu menyusunnya terlalu detail. Cukup poin-poin utama agar kamu punya gambaran awal. Dengan begitu, kamu gak dihantui rasa khawatir selama menikmati waktu istirahat.

Menutup pekerjaan dengan perencanaan ringan membuat kamu lebih lega. Kamu tahu semuanya sudah tertata dan siap dilanjutkan nanti.

Menyelesaikan pekerjaan menjelang libur panjang sebenarnya bisa terasa lebih ringan kalau kamu mengatur strategi dengan tepat. Dengan prioritas yang jelas, komunikasi yang baik, dan manajemen waktu yang sehat, kamu bisa masuk masa libur tanpa beban. Jadi, siapkan pekerjaanmu dengan rapi dan nikmati waktu istirahat dengan tenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team