Perubahan dunia kerja bergerak jauh lebih cepat dibanding satu dekade lalu. Teknologi baru, pola komunikasi digital, dan cara berpikir generasi muda ikut membentuk arah bisnis hari ini. Jika pemimpin hanya mengandalkan pengalaman lama tanpa membuka ruang belajar, jarak dengan realitas kerja akan semakin lebar. Di sinilah konsep reverse mentoring mulai relevan dibicarakan.
Alih-alih selalu menjadi pihak yang mengajar, senior manager justru belajar langsung dari staf junior. Bukan soal senioritas yang tergeser, melainkan cara baru memahami dinamika kerja modern. Dari tren teknologi hingga cara berpikir Gen Z, semua bisa jadi insight berharga untuk kepemimpinan masa kini. Yuk simak alasan mengapa senior manager perlu mulai mempertimbangkan reverse mentoring sebagai strategi kepemimpinan modern.
