Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
meja kerja
ilustrasi meja kerja (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Intinya sih...

  • Bantal leher membantu mengurangi ketegangan di leher dan bahu saat bekerja.

  • Sandal atau sepatu ditinggalkan di kantor tergantung peraturan, beberapa orang meninggalkan sandal jepit untuk berwudu.

  • Minyak angin, parfum, buku bacaan, pigura foto, mug, tanaman hias mungil, dan wadah alat tulis adalah barang pribadi yang sering ditinggal di kantor.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di usia produktif, tanpa terasa kamu bisa menghabiskan lebih banyak waktu di kantor daripada tempat-tempat lain. Libur hanya 1 atau 2 hari dalam seminggu. Pun di hari kerja dirimu dapat di kantor sampai lebih dari 12 jam.

Jam kerjamu memang standar, yaitu sekitar 8 jam per hari. Akan tetapi, kamu mesti tiba sebelum jam kerja dimulai. Selain biar dirimu gak telat, kadang perlu berkoordinasi atau mengecek beberapa hal dulu. Begitu pun jam pulang molor karena ada pekerjaan yang belum beres.

Atau, kamu sengaja menunda kepulangan buat menghindari macet. Guna membuat hari-harimu lebih nyaman, pasti ada barang pribadi yang dibawa serta ditinggalkan di kantor. Berikut sembilan benda pribadi yang kerap ada di sekitar meja kerja.

1. Bantal leher

ilustrasi memakai bantal leher (pexels.com/Mikhail Nilov)

Biasanya bantal leher dibawa orang yang akan bepergian jauh. Biar di jalan mereka bisa tidur lebih nyaman. Namun, bagi sebagian karyawan bantal leher adalah senjata untuk menghadapi hari yang panjang. Leher sampai kaku karena kamu terus memandangi layar komputer. Bantal leher membantumu mengurangi ketegangan di sekitar leher serta bahu.

2. Sandal atau sepatu

ilustrasi sandal jepit (pexels.com/RDNE Stock project)

Bisa atau tidaknya kamu meninggalkan salah satu dari dua benda di atas tergantung peraturan kantor. Apabila kantor agak longgar soal pemakaian alas kaki saat karyawan tiba atau meninggalkan kantor, beberapa orang akan datang dan pulang pakai sandal. Apalagi di musim hujan.

Sepatu ditaruh di bawah meja kerja dan cuma dikenakan saat jam kerja. Ada pula orang yang meninggalkan sandal jepit di kantor. Biasanya, ini untuk mereka berwudu sebelum menunaikan salat Zuhur dan Asar.

3. Minyak angin atau aromaterapi

ilustrasi pusing (pexels.com/Edward Jenner)

Jauh dari rumah, paling aman memang membawa obat-obatan sendiri. Minimal minyak angin harus ada. Tak hanya di tas, tapi juga di meja kerja. Minyak angin di tas dapat digunakan saat dalam perjalanan.

Sementara minyak angin di meja kantor untuk mengatasi segala rasa gak nyaman pada tubuh selama kamu bekerja. Seperti sakit kepala, otot tegang, atau sakit perut. Ada juga karyawan yang lebih suka aromaterapi. Aromanya membantu mereka lebih rileks dalam bekerja.

4. Parfum dan alat rias

ilustrasi merias wajah (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA)

Panik sih, kalau parfum sampai ketinggalan di rumah. Padahal, pekerjaanmu harus bertemu banyak klien atau nasabah. Jangan sampai dirimu gak wangi. Selain wewangian, riasan wajah juga perlu dirapikan lagi setelah beberapa jam. Terutama selepas kamu makan atau berwudu jika muslim. Untuk cerminnya bisa pakai fitur kamera smartphone.

5. Buku bacaan

ilustrasi buku bacaan (pexels.com/cottonbro studio)

Sedia buku bacaan di meja kerja bukan berarti kamu gak sibuk. Namun, kadang terdapat waktu kosong yang lumayan panjang. Seperti ada rapat setelah jam pulang. Waktu pulang pukul 17.00, tapi rapatnya sekalian menunggu habis magrib.

Gak mungkin dirimu pulang dulu. Buku bacaan menyelamatkanmu dari kebosanan. Buku juga bisa mengisi waktu istirahat kalau kamu tipe yang cepat ketika makan. Daripada scrolling mending baca buku sebentar.

6. Pigura foto

ilustrasi foto (pexels.com/Samer Daboul)

Foto yang dipajang di meja kantor tentu gak sembarangan. Umumnya orang meletakkan foto yang dapat menjaga suasana hatinya sepanjang hari serta membangkitkan semangat kerja. Seperti foto keluarga atau momen jalan-jalan ke tempat istimewa.

7. Mug

ilustrasi meja kerja (pexels.com/MART PRODUCTION)

Bukannya di kantor gak ada dapur. Malah di sana sudah disediakan gelas atau cangkir. Akan tetapi, jumlahnya mungkin terbatas. Tak sebanyak jumlah karyawan. Pun gelas atau cangkir kotor kadang masih menumpuk di wastafel.

Daripada dirimu mesti menunggu OB mencucinya lebih baik membawa alat minum sekalian. Mug bisa buat menyeduh kopi atau teh. Juga cukup besar bila kamu ingin membuat minuman dingin. Pun bergantian alat makan dan minum dengan orang lain kadang bikin risi.

8. Tanaman hias mungil

ilustrasi meja kerja (pexels.com/Pineapple Supply Co.)

Kalau memperturutkan keinginan pasti tak sedikit karyawan yang ingin membawa akuarium mini buat ditaruh di meja kerjanya. Gerakan ikan dan warnanya berpadu dengan kejernihan air plus hiasannya bikin mata melek. Pikiran lebih fresh sampai sore.

Namun, adanya air sangat berisiko buat keamanan dokumen dan peralatan kerjamu. Maka tanaman hias mungil yang mudah dirawat lebih dipilih. Rasanya kamu lagi ditemani bekerja.

9. Wadah alat tulis

ilustrasi meja kerja (pexels.com/Yan Krukau)

Gak banyak kantor yang menyediakan wadah alat tulis buat karyawannya. Umumnya cuma meja dan komputer. Biar rapi, pegawai membawa sendiri wadah untuk alat tulisnya. Ada orang yang asal pilih wadah dan cuma fokus ke fungsinya. Ada juga karyawan yang sengaja memilih wadah pulpen lucu atau sangat sesuai dengan karakternya.

Barang-barang pribadi yang ditinggalkan di kantor dapat memperlancar aktivitasmu seharian. Namun, jangan sampai lama-lama semua benda di rumah dibawa ya. Nanti meja dan lacimu penuh bahkan berantakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team