Pernah gak kamu merasa bingung cari informasi kehamilan atau kesehatan reproduksi tapi malah menemukan konten yang simpang siur di TikTok? Nah, sebagai tenaga kesehatan, profesi bidan edukator kini ditantang untuk gak cuma jago di ruang persalinan, tapi juga harus lincah berbagi edukasi kesehatan di dunia maya, lho. Perubahan zaman menuntut para bidan untuk jemput bola karena sekarang pasien, terutama dari kalangan Gen Z, lebih sering "curhat" ke mesin pencari sebelum datang ke faskes.
Kalau kamu sebagai bidan gak mulai beradaptasi dengan cara komunikasi digital, risiko besarnya adalah masyarakat bakal lebih percaya hoaks daripada saran medis yang valid. Seram, kan? Itulah mengapa kamu perlu mendekatkan diri dengan pasien yang haus akan informasi praktis dan visual di media sosial. Jangan sampai peran pentingmu tergeser hanya karena kamu merasa "gaptek" atau sungkan untuk mulai bikin konten yang bermanfaat buat banyak orang, lho.
