Pernah gak, kamu lagi semangat-semangatnya presentasi hasil kerja, tiba-tiba atasan langsung nyemprot di depan semua orang? Rasanya? Campur aduk antara malu dan kesal. Kritik dari atasan memang bisa terasa seperti menyakitkan, apalagi kalau disampaikan tanpa basa-basi. Nah, di sinilah stoikisme hadir sebagai "tameng mental" yang bisa bantu kamu tetap waras. Lantas, bagaimana cara hadapi kritik atasan dengan stoikisme?
Guys, kalau kamu membiarkan kritikan itu menggerogoti pikiran tanpa ada cara yang tepat untuk menghadapinya, kamu bisa terjebak overthinking yang gak ada habisnya. Produktivitasmu bisa anjlok, hubungan kerja jadi canggung, bahkan kepercayaan dirimu cenderung menurun. Kalau sudah begini, bukan hanya kariermu yang terdampak, tapi kesehatan mentalmu pun ikut terseret, lho. Jadi, jangan anggap remeh hal ini, yuk belajar cara hadapi kritikan dengan stoikisme!
