Menjadi manajer muda sering kali datang dengan tantangan yang gak sederhana, terutama ketika harus memimpin tim yang usianya lebih senior. Di satu sisi, kamu punya tanggung jawab struktural yang jelas, tapi di sisi lain ada rasa sungkan, takut dianggap sok tahu, atau khawatir gak dihormati. Situasi ini wajar dialami banyak manajer baru yang naik jabatan lebih cepat dari rekan-rekannya. Kalau gak dikelola dengan tepat, rasa canggung ini bisa menghambat kinerja tim dan kepercayaan diri kamu sendiri.
Padahal, kepemimpinan gak selalu ditentukan oleh usia, melainkan oleh cara bersikap dan mengambil keputusan. Tantangan manajer baru justru bisa jadi momentum untuk belajar membangun otoritas yang sehat tanpa harus bersikap kaku. Dengan pendekatan yang tepat, hubungan kerja tetap profesional dan saling menghargai. Berikut lima cara mengelola tim yang usianya lebih senior tanpa harus merasa canggung berlebihan.
