ilustrasi orang bekerja (pexels.com/This Is Engineering)
Menjadi environmental officer adalah pilihan karier yang tepat loh. EO punya jalur karier yang jelas dan bertahap. Kamu bisa memulainya dari menjadi junior environment officer atau staff ESG hingga berkembang menjadi environment specialist atau senior HSE officer, kemudian berkembang lagi menjadi environment manager atau HSE manager. Pada level puncak, kamu bisa menjadi sustainability director atau head of ESG.
Contoh perusahaan yang memerlukan peran EO ialah industri manufaktur, sektor pertambangan, minyak, dan gas, konstruksi, pengolahan limbah dan energi terbarukan, serta perkebunan dan kehutanan.
Lantas, bagaimana gaji seorang EO? Data dari Glassdoor menyebutkan bahwa estimasi gaji environmental officer di Jakarta berada pada rentang Rp8.900.000–Rp17.600.000 per bulan. Kemudian, dilansir laman Dibimbing, gaji pokok environment officer berada di rentang Rp6.500.000–Rp15.000.000 per bulan. Gaji pokok itu belum termasuk tambahan pendapatan lain seperti bonus atau tunjangan dengan kisaran mencapai sekitar Rp2.400.000–Rp2.600.000 per bulan.
Adapun berdasarkan posisi atau pengalaman, berikut estimasi gaji environment officer dilansir laman Sertifikasi Indonesia.
Fresh Graduate/Junior Staff: Rp5.000.000–Rp8.000.000 per bulan
Senior Staff/Supervisor: Berkisar antara Rp9.000.000–Rp15.000.000 per bulan
Environment Manager: Bisa mencapai di atas Rp20.000.000 per bulan
Gimana nih, setelah membaca jobdesk environmental officer, apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang EO? Kalau iya, pastikan kamu mengambil pendidikan yang relevan, ya. Selain itu, kuasai keterampilan teknis dan nonteknis yang diperlukan. Memiliki pengalaman yang relevan dari magang, kerja praktik, dan lainnya juga akan menjadi nilai tambah ketika kamu melamar. Kamu juga bisa memperkuat kualifikasimu dengan mengikuti pelatihan maupun bootcamp yang mendukung.