Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi internal communication officer
ilustrasi internal communication officer (pexels.com/cottonbro studio)

Intinya sih...

  • Internal Communication Officer bertanggung jawab menjaga komunikasi internal perusahaan agar berjalan lancar dan efektif, serta membangun budaya perusahaan yang positif.

  • Tugas utama meliputi merancang dan mengelola konten saluran internal, menyelenggarakan acara komunikasi dua arah, menganalisis efektivitas strategi komunikasi, dan mengelola komunikasi krisis di lingkungan internal.

  • Kualifikasi yang dibutuhkan termasuk latar belakang pendidikan yang relevan, pengalaman dalam komunikasi korporat atau media, kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, serta memiliki portofolio karya dan sertifikasi profesional.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat kamu sedang berada di sebuah kantor yang sangat sibuk, tetapi entah mengapa, setiap karyawan tampak bingung dengan arah kebijakan baru dari atasan. Rumor beredar di kantin, sementara email resmi dari direksi terkubur di tumpukan spam tanpa ada yang membaca atau memahaminya dengan jelas. Nah, di sinilah peran krusial seorang jobdesk internal communication officer menjadi pahlawan yang menjembatani informasi agar visi perusahaan dan suara karyawan dapat selaras dengan harmonis tanpa ada distorsi.

Sebagai seorang profesional di bidang ini, kamu bukan sekadar menjadi kurir pesan, melainkan arsitek budaya perusahaan yang memastikan pesan sampai dengan rasa yang tepat kepada audiens. Tugas kamu adalah mengemas informasi yang kaku menjadi narasi yang menginspirasi, sehingga setiap anggota tim merasa didengarkan, dihargai, dan dilibatkan dalam setiap langkah besar organisasi. Supaya makin jelas, kamu perlu membaca artikel ini yang mengupas peran internal communication officer, mulai dari tanggung jawab harian hingga peluang karier yang menantimu di masa depan.

1. Tugas dan tanggung jawab utama

ilustrasi internal communication officer (pexels.com/RDNE Stock project)

Menjadi jembatan komunikasi di dalam perusahaan besar tentu membutuhkan dedikasi dan ketelitian yang tinggi setiap harinya agar gak terjadi kesalahpahaman antar divisi. Kamu akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa gak ada informasi penting yang terlewatkan oleh satu pun karyawan, mulai dari level staf hingga jajaran manajerial tertinggi. Selain itu, kamu juga berperan dalam menjaga moral tim melalui penyampaian berita-berita positif mengenai pencapaian perusahaan yang perlu dirayakan bersama, lho. Untuk lebih detailnya, inilah tugas dan tanggung jawab internal communication officer!

1. Merancang dan mengelola konten saluran internal
Kamu bertugas untuk memproduksi konten rutin yang akan dibagikan melalui intranet, newsletter bulanan, hingga grup pesan instan perusahaan secara berkala. Konten yang kamu buat harus mampu menerjemahkan bahasa teknis manajemen ke dalam bahasa yang mudah dipahami oleh seluruh staf dari berbagai latar belakang divisi. Selain itu, kamu harus memastikan jadwal pengiriman informasi tetap konsisten agar karyawan selalu mendapatkan pembaruan secara tepat waktu tanpa merasa dibanjiri informasi.

2. Menyelenggarakan acara komunikasi dua arah
Tugas ini meliputi persiapan acara besar seperti Town Hall Meeting atau sesi tanya jawab langsung antara karyawan dengan jajaran direksi perusahaan. Kamu harus merancang alur acara agar gak membosankan dan memastikan ada ruang bagi karyawan untuk menyampaikan aspirasi atau pertanyaan mereka secara terbuka. Keberhasilanmu di sini diukur dari seberapa aktif interaksi yang terjadi serta sejauh mana transparansi informasi tersampaikan selama acara berlangsung, lho.

3. Menganalisis efektivitas strategi komunikasi
Setiap kampanye komunikasi yang kamu jalankan perlu dievaluasi menggunakan data konkret untuk melihat sejauh mana pesan tersebut terserap dengan baik. Kamu akan memantau metrik seperti tingkat keterbacaan email, jumlah interaksi di platform internal, hingga melakukan survei kepuasan komunikasi secara rutin. Hasil analisis ini nantinya akan kamu gunakan untuk memperbaiki strategi komunikasi agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran di periode berikutnya, deh.

4. Mengelola komunikasi krisis di lingkungan internal
Kamu harus siap menjadi garda terdepan saat perusahaan menghadapi situasi sulit atau perubahan manajemen yang mendadak bagi seluruh staf. Tugasmu adalah menyusun narasi yang menenangkan agar gak terjadi kepanikan atau disinformasi yang merugikan di kalangan karyawan internal. Dengan komunikasi yang transparan dan jujur, kamu membantu menjaga stabilitas emosional seluruh anggota tim di masa transisi yang penuh ketidakpastian.

5. Membangun budaya perusahaan dan nilai inti
Membangun budaya kerja yang positif dan solid juga menjadi bagian dari tanggung jawab utama yang kamu emban sehari-hari. Kamu akan bekerja sama erat dengan tim HR untuk mengomunikasikan nilai-nilai inti perusahaan agar dipahami dan dipraktikkan oleh setiap anggota organisasi. Melalui kampanye budaya yang kreatif, kamu membantu menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, suportif, dan selaras dengan visi jangka panjang perusahaan.

2. Skill dan kemampuan yang harus dimiliki

ilustrasi internal communication officer (pexels.com/olia danilevich)

Untuk menjalankan peran ini dengan sukses, kamu membutuhkan perpaduan antara kemampuan teknis komunikasi dan kecerdasan emosional yang sangat kuat. Mengingat audiens kamu adalah rekan kerja sendiri, cara kamu berkomunikasi haruslah persuasif namun tetap profesional tanpa terkesan kaku atau menggurui, ya. Dunia digital yang berkembang pesat juga menuntutmu untuk selalu adaptif terhadap berbagai alat komunikasi modern yang digunakan di lingkungan kantor saat ini. Inilah kemampuan yang perlu dimiliki seorang internal communication officer:

1. Keahlian menulis dan storytelling
Kemampuan menulis bukan hanya soal tata bahasa yang benar, tetapi bagaimana kamu bisa membangun emosi melalui kata-kata yang kamu pilih secara hati-hati. Kamu harus bisa bercerita tentang visi perusahaan dengan cara yang membuat karyawan merasa bangga menjadi bagian dari perjalanan besar tersebut. Gaya penulisan yang ringan namun informatif akan membuat pesanmu lebih mudah diingat dan gak sekadar lewat begitu saja di layar perangkat mereka, lho.

2. Kemampuan interpersonal dan diplomasi
Dalam posisi ini, kamu akan sering berhadapan dengan berbagai departemen yang mungkin memiliki kepentingan dan karakter yang sangat berbeda satu sama lain. Kamu harus mampu menjadi pendengar yang baik untuk menangkap keresahan karyawan sekaligus menjadi diplomat yang halus saat menyampaikan kebijakan perusahaan yang sensitif. Keterampilan ini sangat penting untuk membangun kepercayaan di seluruh tingkatan organisasi agar tercipta hubungan kerja yang harmonis.

3. Penguasaan tools digital dan desain dasar
Di era modern ini, kamu gak boleh gagap teknologi dan diharapkan mahir mengoperasikan platform kolaborasi seperti Slack, Microsoft Teams, atau berbagai CMS. Selain itu, kemampuan desain grafis dasar menggunakan Canva atau aplikasi serupa akan sangat membantumu dalam membuat visual yang menarik untuk setiap pengumuman internal, lho. Visual yang estetis dan rapi terbukti dapat meningkatkan minat karyawan untuk membaca informasi yang kamu sampaikan secara signifikan dibandingkan teks biasa.


3. Kualifikasi dan syarat menjadi internal communication officer

ilustrasi internal communication officer (pexels.com/Alena Darmel)

Perusahaan biasanya menetapkan standar kualifikasi tertentu bagi kandidat posisi ini agar kualitas komunikasi di dalam organisasi tetap terjaga kualitasnya. Latar belakang pendidikan memang menjadi dasar, tapi pengalaman praktis dalam mengelola pesan dan massa seringkali menjadi poin penilaian utama bagi para perekrut, lho. Jika kamu memiliki passion dalam bidang hubungan manusia dan media, profesi ini bisa menjadi pilihan karier yang sangat tepat untuk ditekuni.

1. Latar belakang pendidikan yang relevan
Umumnya, perusahaan mencari kandidat yang merupakan lulusan sarjana dari jurusan Ilmu Komunikasi, Hubungan Masyarakat (PR), atau Manajemen Sumber Daya Manusia. Latar belakang pendidikan ini dianggap memberikan fondasi teori yang kuat mengenai bagaimana sebuah pesan dibentuk dan diterima oleh audiens dalam organisasi. Namun, gak jarang pula lulusan dari jurusan sastra atau jurnalistik diterima karena kemampuan menulis dan mengolah data mereka yang sudah terasah.

2. Pengalaman dalam komunikasi korporat atau media
Memiliki pengalaman kerja sebelumnya di bidang PR, jurnalistik, atau agensi kreatif akan menjadi nilai tambah yang sangat besar bagi kamu, nih. Pengalaman ini membuktikan bahwa kamu sudah terbiasa bekerja dengan tenggat waktu yang ketat dan mampu menyusun strategi komunikasi untuk audiens yang luas. Jika kamu termasuk lulusan baru, pengalaman berorganisasi di kampus atau magang di divisi komunikasi sangat disarankan untuk dicantumkan dalam CV kamu.

3. Kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni
Banyak perusahaan multinasional memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar resmi, sehingga kamu dituntut untuk fasih berkomunikasi secara lisan maupun tulisan. Kamu harus mampu menyusun email resmi atau menerjemahkan pengumuman global ke dalam konteks lokal tanpa menghilangkan makna aslinya sedikit pun. Penguasaan bahasa asing lainnya tentu akan menjadi nilai plus jika perusahaan tempatmu melamar memiliki cabang atau mitra di berbagai negara.

4. Memiliki portofolio karya dan sertifikasi profesional
Meskipun ijazah adalah syarat administratif, memiliki portofolio yang berisi draf tulisan, contoh kampanye internal, atau dokumentasi acara akan sangat membantumu menonjol. Perusahaan ingin melihat bukti nyata bahwa kamu mampu mengemas pesan yang kompleks menjadi konten yang menarik dan sangat mudah dicerna oleh siapa saja. Selain itu, memiliki sertifikasi di bidang komunikasi korporat akan memberikan nilai kredibilitas tambahan yang memperkuat profil profesionalmu di mata pemberi kerja.


4. Peluang karier di masa depan

ilustrasi internal communication officer (pexels.com/Yan Krukau)

Seiring dengan meningkatnya kesadaran perusahaan akan pentingnya employee engagement, prospek karier di bidang komunikasi internal kini semakin cerah dan menjanjikan. Kamu gak hanya akan berhenti sebagai staf biasa, melainkan memiliki jalur pendakian karier yang sangat jelas menuju posisi manajerial yang strategis. Profesi ini memungkinkanmu untuk mengenal seluruh aspek bisnis perusahaan karena kamu berinteraksi aktif dengan hampir semua departemen yang ada. Inilah peluang karier di masa depan.

1. Internal communications manager
Setelah memiliki pengalaman beberapa tahun, kamu bisa naik ke jenjang manajer yang lebih fokus pada perencanaan strategis jangka panjang bagi perusahaan. Di posisi ini, kamu akan memimpin sebuah tim dan bekerja langsung dengan jajaran direksi untuk menentukan arah komunikasi besar setahun ke depan. Tanggung jawabmu juga mencakup pengelolaan anggaran divisi komunikasi serta pengembangan talenta-talenta muda yang ada di bawah naunganmu.

2. Employee engagement specialist
Posisi ini termasuk komunikasi internal yang lebih fokus pada bagaimana menciptakan kebahagiaan dan loyalitas karyawan di tempat kerja. Kamu akan merancang program-program kesejahteraan, sistem penghargaan, hingga aktivitas budaya seru yang membuat karyawan merasa sangat dihargai oleh organisasi. Fokus utamanya bukan lagi sekadar menyampaikan pesan, melainkan membangun ekosistem kerja yang sehat, positif, dan tentu saja produktif, lho.

3. Corporate communications director
Ini adalah salah satu puncak karier tertinggi di mana kamu memegang kendali penuh atas seluruh reputasi perusahaan, baik di mata internal maupun publik. Kamu akan menyelaraskan pesan yang keluar ke media massa dengan apa yang disampaikan kepada karyawan di dalam kantor agar terjadi konsistensi citra. Peran ini sangat vital karena setiap keputusan komunikasi yang kamu ambil dapat berdampak langsung pada nilai saham atau kepercayaan investor, lho.


5. Prospek gaji internal communication officer

ilustrasi internal communication officer (pexels.com/Anna Tarazevich)

Berbicara mengenai pendapatan, profesi ini menawarkan angka yang cukup kompetitif di pasar tenaga kerja saat ini, terlebih jika kamu bekerja di kota-kota besar. Untuk level pemula atau junior officer, kamu biasanya bisa mengantongi gaji di kisaran Rp6 juta hingga Rp12 juta per bulan tergantung pada skala perusahaan dan beban kerja. Perusahaan teknologi atau startup besar biasanya berani memberikan kompensasi lebih tinggi bagi mereka yang memiliki kreativitas tinggi dan kemampuan adaptasi yang sangat cepat.

Kalau kamu sudah mencapai level senior atau spesialis dengan pengalaman lebih dari lima tahun, angka pendapatan tersebut bisa melonjak hingga dua kali lipat atau bahkan lebih. Di level manajerial, gaji yang ditawarkan bisa mencapai Rp20 juta hingga di atas Rp35 juta per bulan bagi perusahaan berskala global atau multinasional. Selain gaji pokok yang menarik, kamu juga seringkali mendapatkan berbagai tunjangan seperti asuransi kesehatan, bonus performa, hingga fasilitas pengembangan diri yang mendukung kemajuan kariermu.

Profesi ini jadi pilihan cerdas bagi kamu yang menyukai dinamika interaksi manusia dan memiliki bakat alami dalam mengolah kata menjadi pesan yang kuat. Dengan memahami seluruh cakupan jobdesk internal communication officer, kamu kini memiliki gambaran jelas tentang apa saja yang perlu dipersiapkan untuk bisa sukses di bidang ini. Mari mulai asah kemampuan komunikasimu dari sekarang dan jadilah suara yang mampu menginspirasi serta menyatukan seluruh elemen di dalam organisasimu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team