Ilustrasi dua linguis bekerja. (freepik.com)
Meskipun profesi ini unik, kamu perlu tahu kelebihan dan kekurangan dalam menjejaki karier ini sebelum kamu memutuskan menjadi seorang linguis forensik.
1. Kelebihan Bekerja sebagai Linguis Forensik
Menjadi seorang linguis forensik, kamu berkesempatan menelusuri kasus-kasus menarik yang melibatkan penggunaan bahasa. Kamu bisa bekerja dengan kasus-kasus di pengadilan, kasus kriminal, serta terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, kamu juga dapat mengetahui detail-detail dalam bukti forensik yang mungkin dilewatkan oleh orang lain. Misalnya, kamu mengetahui gaya bahasa seperti apa yang merujuk pada orang-orang tertentu atau melihat kejujuran seseorang dari caranya berkomunikasi.
Profesi linguis forensik cocok untuk kamu yang senang membaca dan menganalisis struktur bahasa di dalam teks. Pekerjaan ini memerlukan kemampuan memerhatikan detail-detail hingga yang terkecil, serta kepekaan tinggi dalam mengenali keragaman bahasa.
2. Kekurangan Bekerja sebagai Linguis Forensik
Meskipun ilmu linguistik dapat mencakup berbagai bidang yang masih berkaitan dengan kebahasaan, profesi linguis forensik tidak luput dari kekurangan.
Menjadi seorang linguis forensik, kamu harus memerhatikan perkembangan bahasa yang dinamis dan selalu berubah mengikuti penuturnya. Perubahan dalam sistem kebahasaan dapat memengaruhi subjektivitas bahasa itu sendiri, sehingga seorang linguis akan sulit menemukan kepastian mutlak dalam analisanya.
Bekerja sebagai seorang linguis forensik tentunya membutuhkan kepekaan yang tinggi, apalagi kalau kamu gemar membaca dan memerhatikan tulisan di sebuah teks. Kamu bisa mengeksplor lebih dalam tentang profesi ini ketika kamu menempuh pendidikan di bidang kebahasaan.