Saat ini, berpindah kerja sudah gak lagi dianggap tabu. Di media sosial, cerita resign sering dibungkus dengan narasi “demi pertumbuhan” atau “mencari lingkungan yang lebih sehat”. Kedengarannya keren, progresif, dan penuh kesadaran diri. Namun, di balik itu semua, ada satu kebiasaan yang sering luput dibahas secara jujur, yakni resign terlalu mudah, cepat, dan sering.
Masalahnya, resign bukan cuma soal keluar dari kantor lama, lalu masuk ke kantor baru. Ada efek berantai yang pelan-pelan bisa merusak karier ke depannya kalau dilakukan tanpa pertimbangan matang. Bukan berarti resign itu salah. Akan tetapi, kalau sedikit capek langsung cabut atau sedikit gak cocok langsung angkat kaki, konsekuensinya bisa lebih panjang dari yang dibayangkan. Biar kamu gak gegabah ambil keputusan, yuk, lihat apa yang bisa terjadi kalau kamu terlalu mudah resign!
