Scrolling LinkedIn kadang bikin hati gak tenang. Ada yang update promosi jabatan, ada yang pindah ke perusahaan impian, ada juga yang baru saja lulus program luar negeri. Tanpa sadar kamu mulai membandingkan diri dan merasa tertinggal. Rasanya seperti semua orang melaju cepat, sementara kamu masih di titik yang sama.
Padahal, yang tampil di media sosial biasanya hanya versi terbaik. Kamu jarang melihat cerita lembur, kegagalan interview, atau revisi proposal berkali-kali. Sayangnya, otak kita lebih mudah fokus pada kekurangan diri sendiri. Yuk simak lima manfaat menulis gratitude journal untuk karier yang bisa bantu kamu berhenti merasa minder.
