Resiliensi adalah ketangguhan. Ini ditunjukkan dengan kemampuan beradaptasi yang tinggi sehingga seseorang dapat bertahan di situasi yang paling sulit sekalipun. Setiap orang hendaknya membangun resiliensi dalam dirinya karena situasi hidup bisa sewaktu-waktu berubah.
Tidak terkecuali di lingkungan kerja yang masih diwarnai stigma negatif terkait perempuan. Perempuan menghadapi tantangan ekstra dibandingkan pria karena adanya berbagai stigma tersebut. Bahkan sejak perekrutan karyawan, ada beberapa pihak yang berpikir lebih untung mempekerjakan pria daripada perempuan.
Tidak perlu ada cuti hamil dan melahirkan. Juga tak usah menyediakan ruang laktasi di kantor. Di tengah masih kuatnya stigma negatif terhadap perempuan di lingkungan kerja, resiliensi mereka akan membuktikan fakta yang berbeda.
