Apa kamu pernah interview kandidat yang portofolionya keren, tapi pas diajak ngobrol dia gak berani menatap mata atau terlihat sangat gugup? Banyak HR atau pemberi kerja yang langsung memberikan penilaian negatif dan menganggap mereka gak kompeten, padahal bisa jadi mereka adalah individu neurodivergen yang punya cara kerja otak unik. Memahami tips rekrut karyawan neurodivergen adalah kunci buat kamu yang ingin mempunyai tim dengan perspektif yang beda dari biasanya dan super kreatif.
Kalau kamu masih pakai standar "normal" yang kaku dalam proses rekrutmen, siap-siap saja kehilangan talenta berbakat yang mungkin punya fokus luar biasa atau kemampuan analisis di atas rata-rata, lho. Kamu gak mau kan tim kamu isinya orang yang cara berpikirnya seragam semua dan akhirnya malah buntu pas harus cari inovasi baru? Membangun lingkungan yang inklusif itu bukan cuma soal tren, tapi soal memberikan ruang buat mereka yang punya cara berpikir spesial agar bisa bersinar bareng perusahaanmu. Jadi, mau coba strategi rekrut karyawan neurodivergen dengan portofolio mentereng?
