Apakah itu mengatakannya dengan keras atau hanya dengan memperlihatkannya, sadar atau tidak, keseringan cek hape atau laptop kamu dalam sebuah meeting tanpa memperhatikan sama sekali apa yang dibicarakan, merupakan kebiasaan yang dirasa "biasa" atau “tidak apa-apa”. Tapi apa betul seperti itu? Merasakan di dalam kepala sangat banyak pikiran dan beban kerja yang akan di lakukan, tidak membuat kamu jadi “unik” bagi orang lain.
Coba singkirkan dulu alasan bahwa “sibuk” merupakan suatu kebanggaan. Kenyataanya, orang-orang malah tidak terkesan dan parahnya kesan yang mereka terima tentang diri kamu yang "sok sibuk" atau "super sibuk" malah bisa menghancurkan karir dan hubungan dalam pergaulan kamu. Masa sih? Itu kata para ahli. Ayo kita simak bersama.
