Libur kerja sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk beristirahat dan menjauh dari rutinitas. Namun dalam realitas yang semakin terhubung secara digital, batas antara pekerjaan dan waktu pribadi menjadi semakin kabur. Banyak orang tetap menerima pesan kerja, menghadiri meeting online, atau sekadar memantau perkembangan pekerjaan meski sedang dalam masa libur.
Situasi ini sering memicu dilema tersendiri karena tubuh berada dalam mode istirahat, tetapi pikiran tetap terikat pada tanggung jawab pekerjaan. Jika kondisi seperti ini terus berlangsung tanpa pengelolaan yang tepat, kelelahan mental dapat muncul secara perlahan. Oleh karena itu, menjaga work-life balance menjadi hal penting agar libur tetap terasa bermakna tanpa mengorbankan produktivitas. Yuk mulai atur ritme yang lebih sehat mulai sekarang!
