Ilustrasi stres bekerja (unsplash.com/Photo by Vitaly Gariev)
Sering kali kamu terlalu fokus pada apa yang belum tercapai, sampai lupa menghargai apa yang sudah berhasil kamu lakukan. Padahal, sekecil apa pun pencapaian itu tetap layak diapresiasi. Tanpa apresiasi diri, kamu akan terus merasa kurang.
Setiap usaha terasa tidak cukup, dan ini bisa membuatmu kehilangan motivasi serta kebahagiaan. Mulailah membiasakan diri untuk menghargai proses dan pencapaianmu. Dengan begitu, kamu bisa melihat bahwa kerja kerasmu tidak sia-sia, dan perlahan rasa bahagia itu bisa muncul dari dalam diri sendiri.
"Prioritaskan menikmati proses. Alihkan fokus kamu dari sekadar mencapai hasil akhir ke menghargai perjalanan itu sendiri. Temukan kegembiraan dan kepuasan dalam menghadapi tantangan serta keterampilan dan pengalaman yang kamu peroleh di sepanjang jalannya, daripada hanya terpaku pada hasil akhir," saran Richard.
Merasa tidak bahagia meski sudah bekerja keras bukan berarti usahamu sia-sia. Bisa jadi ada hal lain yang selama ini terlewat, seperti kebutuhan emosional, keseimbangan hidup, atau tujuan yang belum benar-benar sesuai dengan diri sendiri. Mulai sekarang, coba lihat kembali apa yang kamu kejar dan apa yang kamu butuhkan.