Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Trik Biar Sprei Gak Geser Saat Tidur, Pernah Coba?
ilustrasi kamar tidur (pexels.com/M&W Studios)

Pernah gak sih kamu bangun tidur dan mendapati sprei sudah setengah lepas, menggulung di pojok kasur, atau bahkan bikin permukaan kasur jadi berantakan? Padahal sebelum tidur tadi sudah dirapikan dengan niat dan usaha. Rasanya ganggu banget, apalagi kalau kamu tipe yang sensitif sama kerapian tempat tidur. Bukannya bangun dengan segar, kamu malah mulai hari dengan rasa sebel. Ternyata, sprei yang gampang geser itu masalah umum, lho.

Masalahnya bisa datang dari banyak hal, mulai dari ukuran sprei yang kurang pas sampai kebiasaan tidur kamu yang aktif banget. Kalau kamu sering bergerak ke kanan-kiri atau ganti posisi semalaman, sprei memang lebih mudah tertarik. Tapi tenang, bukan berarti harus pasrah setiap pagi merapikan ulang. Ada beberapa trik sederhana yang bisa kamu coba supaya sprei tetap rapi dan gak gampang geser. Yuk, cek satu per satu, siapa tahu ada yang belum pernah kamu praktikkan.

1. Pastikan ukuran sprei benar-benar sesuai kasur

ilustrasi kamar dan ac (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Salah satu penyebab utama sprei gampang lepas adalah ukuran yang kurang pas. Kadang kita asal beli karena motifnya lucu atau lagi diskon, tanpa cek detail ukurannya. Kalau terlalu kecil, sprei akan tertarik dan mudah copot dari sudut kasur. Kalau terlalu besar, bagian permukaannya jadi longgar dan gampang berkerut. Kamu pernah mengalami hal seperti ini?

Sebelum beli, ukur panjang, lebar, dan tinggi kasur kamu dengan teliti. Perhatikan juga ketebalan kasur karena ini berpengaruh pada karet di bagian sudut sprei. Pilih sprei dengan karet yang kuat dan cukup dalam untuk mengunci bagian bawah kasur. Ukuran yang pas adalah fondasi utama supaya sprei gak geser. Simpel, tapi sering banget disepelekan.

2. Gunakan sprei dengan karet full di sekelilingnya

ilustrasi kamar dan kipas (pexels.com/Aaron Cook)

Banyak sprei hanya punya karet di empat sudut saja. Model ini memang umum, tapi kadang kurang kuat menahan pergerakan saat kamu tidur aktif. Coba pertimbangkan sprei dengan karet full di sekeliling bagian bawah. Jenis ini biasanya lebih 'menggigit' kasur dan jarang lepas. Hasilnya lebih rapi dan minim geser.

Kalau kamu sering merasa sudut sprei cepat terangkat, mungkin ini saatnya upgrade modelnya. Memang harganya kadang sedikit lebih mahal, tapi sebanding dengan kenyamanan yang didapat. Kamu jadi gak perlu tiap pagi membetulkan sprei yang kusut. Bangun tidur pun terasa lebih menyenangkan karena kasur tetap rapi.

3. Manfaatkan penjepit atau pengikat sprei

ilustrasi seprai dan kasur (pexels.com/Pixabay)

Sekarang sudah banyak tersedia penjepit khusus sprei yang dipasang di bawah kasur. Bentuknya seperti karet elastis dengan klip di ujungnya. Fungsinya untuk menarik dan menahan sudut-sudut sprei agar tetap kencang. Cara pasangnya cukup mudah dan gak terlihat dari luar. Cocok buat kamu yang ingin solusi praktis.

Kalau belum punya, kamu juga bisa pakai karet elastis panjang sebagai alternatif sementara. Yang penting, ada penahan tambahan supaya sprei gak mudah tertarik saat kamu bergerak. Trik ini sering dipakai di hotel supaya tempat tidur selalu terlihat rapi. Kamu bisa coba dan rasakan bedanya sendiri.

4. Rapikan dan tarik sprei dengan benar saat memasang

ilustrasi kamar kos (freepik.com/katemangostar)

Kadang sprei geser bukan karena kualitasnya jelek, tapi karena cara pasangnya kurang tepat. Saat memasang, pastikan kamu menarik bagian tengah dan sudutnya dengan kencang sebelum dikunci ke bawah kasur. Jangan hanya memasang satu sisi lalu membiarkan sisi lain longgar. Permukaan yang rata dan tegang akan lebih stabil saat dipakai tidur.

Luangkan waktu sedikit lebih lama saat merapikan kasur. Tekan dan ratakan bagian atas dengan tangan agar gak ada lipatan tersembunyi. Kebiasaan kecil ini membantu sprei lebih 'mengunci' di tempatnya. Hasilnya mungkin terlihat sepele, tapi pengaruhnya terasa semalaman. Kamu jadi gak perlu bolak-balik membenahi saat bangun.

5. Gunakan alas kasur anti slip

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/Jean van der Meulen)

Kalau kasur kamu punya permukaan yang licin, sprei memang lebih mudah bergerak. Salah satu solusi tambahan adalah menggunakan alas kasur anti slip di bawah sprei. Biasanya berbahan karet tipis yang membantu menahan gesekan. Alas ini bekerja seperti pengunci tambahan antara kasur dan sprei. Jadi, pergerakan jadi lebih minim.

Alas anti slip ini juga membantu menjaga posisi kasur di atas dipan. Jadi bukan cuma sprei yang stabil, tapi keseluruhan tempat tidur juga terasa lebih kokoh. Cocok banget buat kamu yang tidurnya aktif. Gak ribet, tapi cukup efektif untuk jangka panjang.

6. Hindari terlalu banyak lapisan di atas kasur

ilustrasi seseorang merapikan kasur (freepik.com/rawpixel.com)

Kadang kita menambahkan banyak lapisan seperti topper, alas tambahan, atau pelindung kasur. Makin banyak lapisan, makin besar kemungkinan sprei mudah bergeser. Setiap lapisan punya potensi bergerak sendiri saat kamu tidur. Kalau gak benar-benar perlu, coba kurangi lapisan berlebih. Fokus pada yang paling nyaman dan fungsional saja.

Kalau memang perlu pakai topper, pastikan ukurannya pas dan gak terlalu licin. Kamu juga bisa mencari topper dengan permukaan yang gak mudah bergeser. Kombinasi yang tepat bikin semuanya lebih stabil. Tidur pun jadi lebih nyaman tanpa drama sprei lepas.

7. Perhatikan bahan sprei yang kamu pilih

ilustrasi memegang sprei (pexels.com/Ron Lach)

Bahan sprei juga berpengaruh pada tingkat gesernya. Sprei berbahan sangat halus dan licin kadang lebih mudah bergerak di atas kasur. Sementara bahan yang sedikit lebih tebal dan bertekstur biasanya lebih 'menempel'. Coba perhatikan bahan yang selama ini kamu pakai. Apakah terlalu licin?

Kalau sering geser, mungkin kamu bisa coba bahan dengan serat yang lebih kuat. Selain lebih stabil, biasanya juga lebih tahan lama. Pilih bahan yang tetap nyaman di kulit, tapi gak terlalu licin. Kombinasi kenyamanan dan stabilitas itu penting banget. Kamu pasti ingin tidur nyenyak tanpa terganggu hal kecil seperti sprei bergeser.

Sebenarnya, sprei yang gak geser itu soal kombinasi ukuran, bahan, dan cara pemasangan. Bukan cuma soal mahal atau gaknya produk yang kamu beli. Dengan sedikit perhatian pada detail, kamu bisa menikmati tempat tidur yang selalu rapi setiap pagi. Bangun tidur pun terasa lebih tenang tanpa harus langsung membereskan kasur.

Sekarang coba ingat, selama ini sprei kamu sering geser karena apa? Ukurannya kurang pas, atau mungkin cara pasangnya yang terburu-buru? Dengan tujuh trik tadi, kamu bisa mulai memperbaiki dari hal paling sederhana. Yuk, bikin waktu istirahat kamu lebih nyaman tanpa drama sprei lepas lagi!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team