Pernah gak kamu lagi scroll toko online cuma buat lihat-lihat, eh tahu-tahu keranjang sudah penuh barang rumah tangga? Awalnya cuma niat cari satu barang penting, tapi algoritma dan foto produk yang menggiurkan bikin fokus buyar. Apalagi kalau lihat video review yang kelihatan praktis banget, rasanya semua alat itu mendadak jadi kebutuhan primer. Banyak anak muda, termasuk kamu mungkin, akhirnya belanja bukan karena butuh, tapi karena lapar mata. Padahal setelah barang datang, belum tentu kepakai sesering yang dibayangkan.
Fenomena ini makin sering terjadi sejak belanja online semudah sekali klik. Promo tanggal kembar, gratis ongkir, dan flash sale bikin logika mendadak libur. Kamu merasa menemukan solusi untuk masalah yang sebenarnya gak ada. Alat rumah tangga yang tadinya kelihatan canggih berubah jadi pajangan di sudut dapur. Supaya kamu gak terjebak lagi, yuk kita bahas alat apa saja yang paling sering dibeli karena lapar mata.
