Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi galon dan dispenser (freepik.com/DC Studio)
ilustrasi galon dan dispenser (freepik.com/DC Studio)

Intinya sih...

  • Rendam tutup galon dengan air panas sebelum dicuci

  • Gosok bagian dalam dengan sikat kecil setelah direndam

  • Gunakan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau membandel

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tutup galon air sering terlihat sepele dan jarang mendapat perhatian khusus. Padahal, bagian ini langsung bersentuhan dengan air minum yang kamu konsumsi setiap hari. Banyak orang fokus membersihkan galon bagian luar, tapi lupa pada tutupnya. Akibatnya, kotoran dan bakteri bisa menumpuk tanpa disadari. Kamu mungkin mengira tutup galon selalu bersih karena tertutup rapat. Faktanya, bagian ini tetap bisa menjadi sumber masalah kebersihan.

Kebiasaan menyimpan galon di dapur atau sudut rumah juga berpengaruh pada kebersihan tutupnya. Debu, cipratan air, dan sentuhan tangan bisa membuat tutup galon kotor perlahan. Sayangnya, jarang orang benar-benar membersihkannya dengan cara yang tepat. Padahal, membersihkan tutup galon gak butuh waktu lama. Kamu hanya perlu tahu trik yang jarang dilakukan orang. Yuk, simak cara membersihkan tutup galon agar lebih higienis.

1. Rendam dengan air panas sebelum dicuci

ilustrasi saringan air galon (freepik.com/freepik)

Langkah pertama yang jarang dilakukan adalah merendam tutup galon dengan air panas. Air panas membantu melonggarkan kotoran yang menempel di permukaan tutup. Kamu bisa menggunakan air panas suam-suam kuku, bukan air mendidih. Rendam tutup galon selama beberapa menit. Cara ini membantu membunuh bakteri ringan yang menempel. Banyak orang langsung mencuci tanpa proses ini.

Setelah direndam, kotoran biasanya lebih mudah dibersihkan. Kamu gak perlu menggosok terlalu keras. Proses ini juga membantu menghilangkan bau yang menempel. Pastikan tangan kamu aman saat memegang air panas. Gunakan sarung tangan jika perlu. Cara ini sederhana tapi cukup efektif untuk kebersihan ekstra.

2. Gosok bagian dalam dengan sikat kecil

ilustrasi galon (freepik.com/freepik)

Bagian dalam tutup galon sering luput dari perhatian. Padahal, area ini paling sering bersentuhan dengan aliran air. Kamu sebaiknya menggunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas. Alat ini bisa menjangkau celah sempit di bagian dalam tutup. Gosok secara perlahan agar permukaan gak rusak. Cara ini membantu mengangkat sisa kotoran tersembunyi.

Lakukan proses ini setelah tutup direndam air panas. Kamu akan lebih mudah membersihkan bagian yang sulit dijangkau. Pastikan sikat yang digunakan bersih dan kering. Jangan mencampur sikat ini dengan alat pembersih lain. Setelah digosok, bilas hingga gak ada sisa kotoran. Tutup galon pun jadi lebih higienis.

3. Gunakan air jeruk nipis untuk bau membandel

ilustrasi jeruk nipis (pexels.com/Denys Gromov)

Bau pada tutup galon sering muncul tanpa disadari. Biasanya berasal dari kelembapan dan jarang dibersihkan. Kamu bisa memanfaatkan air jeruk nipis sebagai solusi alami. Peras jeruk nipis lalu oleskan ke permukaan tutup galon. Diamkan beberapa menit agar aromanya bekerja. Cara ini membantu menetralisir bau gak sedap.

Setelah didiamkan, bilas tutup galon dengan air bersih. Kamu bisa menggosok ringan jika diperlukan. Aroma jeruk nipis memberi kesan segar alami. Cara ini aman dan gak meninggalkan residu berbahaya. Cocok buat kamu yang ingin cara bersih tanpa bahan kimia. Tutup galon pun terasa lebih segar digunakan.

4. Keringkan secara menyeluruh sebelum dipasang kembali

ilustrasi galon (freepik.com/freepik)

Banyak orang langsung memasang tutup galon setelah dicuci. Padahal, kondisi lembap bisa memicu pertumbuhan bakteri. Kamu sebaiknya mengeringkan tutup galon secara menyeluruh. Gunakan lap bersih atau tisu dapur untuk mengeringkannya. Pastikan gak ada air tersisa di celah tutup. Langkah ini sering dianggap sepele, tapi sangat penting.

Selain dilap, kamu bisa mengangin-anginkan tutup galon. Letakkan di tempat bersih dengan sirkulasi udara baik. Hindari menaruhnya di area berdebu. Tutup galon yang kering lebih aman digunakan. Kebiasaan ini membantu menjaga kebersihan air minum. Kamu jadi lebih tenang saat menggunakannya kembali.

5. Bersihkan secara rutin, bukan saat terlihat kotor

ilustrasi galon (freepik.com/freepik)

Kesalahan umum adalah menunggu tutup galon terlihat kotor baru dibersihkan. Padahal, kotoran sering gak terlihat secara kasat mata. Kamu sebaiknya membersihkan tutup galon secara rutin. Lakukan setiap kali ganti galon baru. Cara ini mencegah penumpukan kuman dan bakteri. Kebiasaan kecil ini berdampak besar pada kebersihan.

Dengan jadwal rutin, proses membersihkan jadi lebih cepat. Kamu gak perlu menggosok terlalu keras. Tutup galon juga lebih awet dan gak berbau. Jadikan ini bagian dari rutinitas dapur kamu. Kebersihan air minum pun lebih terjaga. Cara sederhana ini sering dilupakan banyak orang.

Membersihkan tutup galon ternyata gak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Ada beberapa langkah tambahan yang sering terlewatkan. Padahal, bagian ini berperan penting menjaga kualitas air minum. Kamu gak perlu alat mahal atau bahan sulit. Cukup dengan kebiasaan yang tepat dan konsisten. Hasilnya bisa langsung kamu rasakan.

Dengan menerapkan lima cara di atas, kebersihan tutup galon lebih terjamin. Kamu juga mengurangi risiko kuman masuk ke air minum. Langkah-langkah ini mudah dilakukan di rumah. Gak butuh waktu lama, tapi manfaatnya besar. Mulai sekarang, jangan anggap sepele tutup galon. Jadi, berani coba cara mana dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team