Proses mencampur bahan lulur. (IDN Times/Febriyanti Revitasari)
Resep lulur tadi bisa dipakai untuk sekali pemakaian pada seluruh tubuh. Namun, jika lulur tidak segera dipakai, kamu bisa abaikan proses menuang dan mencampur airnya. Selanjutnya, bubuk lulur tadi bisa disimpan di wadah seperti plastic wrap atau box yang kedap udara.
Karena bahannya alami, Indah menyarankan kita untuk menggunakannya dalam waktu dua minggu setelah dibuat. Karena itu, buatlah label tanggal produksi di kemasan lulurmu tadi untuk menandai. "Bukan karena basi sih, tapi mungkin aromanya sudah berubah," terang Indah.
Bahan oat dalam lulur tadi dikenal untuk melembapkan, menenangkan iritasi, dan membersihkan pori-pori dengan lembut. Bubuk daun pandan bermanfaat sebagai antibakteri dan kaya antioksidan. Jahe memberi efek hangat ke kulit sehingga mampu melancarkan peredaran darah. Cinnamon mampu membantu mengatasi masalah jerawat dan tanda penuaan.
Jika kamu berminat untuk membuat lulur dengan bahan selain jahe, pandan, dan cinnamon, boleh-boleh saja kok. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami lainnya yang sesuai dengan masalah atau kebutuhan kulitmu. Namun, tetap disarankan menggunakan air sebagai perlarut ya agar bahannya tetap alami dan ramah untuk kulit.
Di samping itu, perbandingan oat dengan bubuk-bubuk lainnya adalah 50 persen dan 50 persen. Itulah mengapa resep di atas menggunakan takaran 3 sendok makan oat dan 3 sendok makan bubuk lainnya. Jika ingin menghapus salah satu bubuk, misalnya pandan, maka bubuk jahe bisa dibuat dua sendok makan dan cinnamon satu sendok makan. Bisa juga cinnamon dibuat dua sendok makan dan jahe satu sendok makan. Bisa juga dibuat rata, masing-masing 1,5 sendok makan.
Itulah cara membuat lulur alami ala JUVIA. Mudah dan cepat bukan untuk membuatnya?