Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Ide Dekorasi Booth Jualan yang Bikin Orang Auto Mampir
Ilustrasi booth jualasan (kolase foto via Unsplash.com/Photo by Wilfredo Wesly & tommao wang)

Booth jualan sekarang bukan cuma tempat transaksi, tapi juga jadi wajah pertama yang menentukan orang mau berhenti atau cuma lewat begitu saja. Di era media sosial, tampilan booth yang estetik bahkan bisa jadi alat promosi gratis karena banyak pengunjung suka memotret tempat yang menarik lalu mengunggahnya ke Instagram atau TikTok.

Tidak heran kalau banyak pelaku UMKM mulai serius memikirkan dekorasi booth agar lebih menonjol dibanding kompetitor lain. Membuat booth yang keren tidak selalu harus mahal. Dengan sentuhan sederhana, pemilihan warna yang tepat, serta pencahayaan yang nyaman, booth kecil pun bisa terlihat profesional dan ramai pengunjung.

1. Gunakan lampu warm white biar booth terlihat cozy

Ilustrasi lampu warm (unsplash.com/Photo by Wilfredo Wesly)

Pencahayaan adalah salah satu elemen paling penting dalam dekorasi booth. Lampu warm white bisa membuat suasana booth terasa lebih hangat, nyaman, dan estetik, terutama kalau kamu jualan minuman, dessert, atau makanan malam hari.

Cahaya kuning lembut juga membuat produk terlihat lebih menggoda di mata pengunjung. Untuk versi yang murah, kamu bisa memakai lampu tumblr LED sepanjang 10 meter yang banyak dijual di marketplace dengan harga yang masih sangat terjangkau.

2. Tambahkan rak kayu mini untuk display produk

ilustrasi rak kayu (pexels.com/Rachel Claire)

Rak kayu kecil membuat booth terlihat lebih rapi dan profesional. Selain membantu menata produk, rak bertingkat juga membuat display terlihat penuh tanpa terasa berantakan. Teknik seperti ini sering dipakai coffee booth dan booth dessert agar produk tampak lebih premium.

Produk DIY yang banyak dipakai biasanya berupa rak kayu susun lipat atau crate kayu estetik. Kalau ingin hemat, kamu bisa mebuat sendiri dengan kayu bekas dan kamu bentuk sesuai kebutuhan. Lalu gunakan cat warna putih, cream, atau cokelat natural untuk warnanya.

3. Pakai banner menu simpel dengan font besar

Ilustrasi menu cafe (pexels.com/Maria Orlova)

Banyak booth gagal menarik perhatian karena tulisan menunya terlalu kecil atau terlalu ramai. Padahal, pengunjung biasanya cuma punya waktu beberapa detik untuk melihat booth sebelum memutuskan mampir atau lanjut jalan.

Karena itu, desain banner sebaiknya dibuat simpel dengan font besar dan warna yang mudah dibaca. Kamu bisa membuat menu board memakai papan MDF, foam board, atau akrilik mini. Tambahkan stiker huruf atau print vinyl supaya terlihat lebih modern.

4. Tambahkan tanaman artificial biar terlihat lebih fresh

Ilustrasi tanaman artificial (pexels.com/Lucas Oliveira)

Tanaman artificial menjadi dekorasi favorit karena murah, ringan, dan langsung membuat booth terlihat lebih segar. Sentuhan hijau juga membantu booth terlihat lebih hidup, terutama kalau dominasi warna booth kamu putih, hitam, atau kayu natural.

Produk yang sering dipakai biasanya berupa tanaman gantung artificial, daun monstera plastik, atau rumput sintetis mini. Di marketplace, harganya mulai dari Rp10 ribuan hingga Rp50 ribuan saja. Kamu bisa menaruhnya di sudut meja, rak display, atau menggantungnya di atas banner.

5. Buat spot foto mini supaya booth viral

Ilustrasi spot foto (pexels.com/Pinna)

Sekarang banyak orang datang ke booth bukan cuma buat beli, tapi juga cari tempat foto yang menarik. Karena itu, membuat spot foto kecil bisa jadi strategi promosi gratis yang efektif. Pengunjung yang upload foto otomatis membantu mengenalkan booth kamu ke lebih banyak orang.

Kamu tidak perlu membuat dekorasi mahal. Cukup gunakan neon box tulisan lucu, cermin kecil, quote board, atau backdrop kain polos. Produk seperti neon LED custom mini di marketplace bisa menjadi piihan. Tambahkan bangku kecil atau properti unik agar pengunjung tertarik berfoto.

6. Gunakan warna booth yang konsisten

Ilustrasi warna booth yang serasi (unsplash.com/Photo by tommao wang)

Salah satu kesalahan paling umum adalah memakai terlalu banyak warna dalam satu booth. Akibatnya, tampilan jadi ramai dan tidak punya identitas yang jelas. Padahal, booth dengan warna konsisten biasanya terlihat lebih profesional dan mudah diingat pengunjung.

Kalau bingung memilih warna, coba gunakan kombinasi aman seperti cream-cokelat, putih-hijau sage, atau hitam-kayu natural. Kamu juga bisa membeli taplak meja linen, stiker warna senada, dan organizer minimalis.

Menata booth jualan sebenarnya bukan soal mewah atau mahal, tetapi soal bagaimana menciptakan pengalaman visual yang nyaman dan menarik. Detail kecil seperti lampu, tanaman, warna, hingga susunan produk bisa membuat booth sederhana terlihat jauh lebih profesional. Ketika tampilan booth berhasil mencuri perhatian, peluang orang mampir pun jadi semakin terbuka.

Editorial Team