Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi tanaman bikin apes yang bisa merusak energi rumah
ilustrasi tanaman bikin apes yang bisa merusak energi rumah (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Intinya sih...

  • Bunga kertas (Bougainvillea) bisa memicu konflik keluarga

  • Kaktus dapat menghambat aliran rejeki dan menimbulkan energi negatif

  • Pohon kapas dianggap mengundang debu, kemiskinan, dan ketidakstabilan finansial

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Alih-alih merasa tenang saat healing di teras dengan tanaman-tanaman hijau, entah mengapa suasana rumah terasa berat dan energi di sekitarmu seolah tersedot habis hingga kamu merasa frustrasi tanpa alasan yang jelas. Padahal, adanya tanaman hijau di sekitar rumah bertujuan untuk membuat hati dan pikiran jadi lebih tenang. Nah, bisa jadi, rasa gak nyaman itu muncul karena kamu secara tak sengaja memelihara tanaman bikin apes yang bisa merusak energi rumah. 

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru karena banyak orang mulai menyadari bahwa setiap mahluk hidup memiliki getaran energinya masing-masing. Kamu mungkin awalnya hanya tergiur dengan bentuk daun yang unik atau warna bunga yang cantik saat membelinya di toko daring. Namun, tanpa pemahaman yang cukup tentang layout dan jenis tanaman, niat hati ingin mempercantik rumah justru bisa berujung pada suasana hati yang buruk setiap harinya, lho. Inilah tanaman-tanaman yang bisa merusak energi rumah yang sebaiknya dihindari menurut filosofi Fengshui.

1. Bunga kertas (Bougainvillea) dan risiko konflik keluarga

ilustrasi pohon Bougainvillea yang berduri bisa berbahaya bagi orang rumah (pexels.com/Abhishek Navlakha)

Bunga kertas atau Bougainvillea memang sangat populer di Indonesia karena warnanya yang mencolok dan kemampuannya bertahan di cuaca panas ekstrem. Namun, menurut filosofi Fengshui, tanaman ini termasuk dalam kategori tanaman yang harus diwaspadai jika diletakkan di dalam area rumah. Batangnya yang dipenuhi duri tajam dianggap sebagai simbol pemutus hubungan atau pemicu pertengkaran antar anggota keluarga yang tinggal di dalamnya.

Duri pada bunga kertas diibaratkan sebagai "panah beracun" yang menyebarkan energi tajam ke seluruh ruangan. Kamu mungkin akan merasakan komunikasi dengan pasangan atau anak menjadi lebih sensitif dan mudah tersulut emosi tanpa sebab yang jelas. Jika kamu tetap ingin memeliharanya, sebaiknya letakkan di luar pagar sebagai benteng perlindungan, bukan di area pintu masuk atau balkon tempat kamu sering bersantai, ya.


2. Kaktus yang menusuk aliran rejeki

ilustrasi menyiram kaktus (pexels.com/Teona Swift)

Kaktus sering kali dianggap sebagai tanaman yang sangat praktis dan memberikan kesan aesthetic minimalis pada ruangan indoor. Namun, kamu perlu berhati-hati karena tanaman berduri ini sering disebut sebagai pembawa energi Sha Chi atau energi negatif yang tajam. Banyak pakar arsitektur lanskap yang merujuk pada prinsip Vastu Shastra yang menyarankan untuk gak menaruh kaktus di dalam ruang tamu atau kamar tidur.

Duri-duri kecil pada kaktus dipercaya dapat memicu perasaan cemas dan membuat pikiran penghuni rumah menjadi gak tenang atau "berduri". Hal ini secara tak langsung bisa berdampak pada produktivitas kerjamu dan menghambat aliran keberuntungan yang seharusnya masuk ke dalam rumah dengan mulus. Jika kamu adalah pecinta kaktus, pastikan kamu meletakkannya di area terbuka seperti taman belakang yang gak berhadapan langsung dengan pintu utama.


3. Pohon kapas yang mengundang debu dan kemiskinan

ilustrasi pohon kapas mengundang debu ke dalam rumah (pexels.com/Mark Stebnicki)

Pohon kapas atau randu mungkin jarang dijadikan tanaman hias di dalam pot, namun sering kali tumbuh liar di sekitar pekarangan rumah yang luas. Secara fungsional, serat kapas yang terbang tertiup angin bisa menjadi sumber alergi dan membuat lingkungan rumahmu menjadi kotor serta berdebu. Dalam tradisi kuno, pohon ini dianggap sebagai hunian bagi mahluk halus karena sifatnya yang besar dan rimbun namun terasa "dingin".

Lingkungan yang kotor akibat sisa-sisa kapas yang berguguran dapat merusak sanitasi dan kenyamanan hunianmu, lho. Secara simbolis, kapas yang mudah terbang dan hancur ini dianggap melambangkan kemiskinan dan ketidakstabilan finansial bagi pemilik rumah. Sebaiknya kamu segera merapikan atau memindahkan pohon ini jika posisinya terlalu dekat dengan bangunan utama agar sirkulasi udara di rumahmu tetap bersih dan sehat.


4. Pohon pepaya dan mitos penghambat keberuntungan

ilustrasi pohon pepaya yang ditanam di depan rumah bisa menghambat keberuntungan (pexels.com/BLAXTAR ESSENTIALS)

Di Indonesia, pohon pepaya sangat digemari karena buahnya yang manis dan daunnya yang bisa diolah menjadi masakan lezat. Namun, terdapat kepercayaan tradisional yang kuat bahwa menanam pohon pepaya tepat di depan pintu rumah dapat mengundang ketidakharmonisan. Pohon ini dinilai memiliki energi yang terlalu "dingin" yang dapat menarik entitas negatif masuk ke dalam lingkungan tempat tinggal.

Penempatan pohon dengan akar tunggang yang kuat seperti pepaya di dekat bangunan juga berisiko secara teknis, lho. Akarnya bisa merusak fondasi rumah jika dibiarkan tumbuh terlalu besar, yang secara simbolis diartikan sebagai "perusak rumah tangga". 

Penting untuk mengetahui letak saluran pembuangan atau septik di properti Anda, karena menanam pohon terlalu dekat dengannya akan meningkatkan risiko penyumbatan. Akar pohon pada akhirnya dapat tumbuh menembus pipa saat bergerak menuju air tanah, dan ini dapat menyebabkan kerusakan mahal pada sistem perpipaan rumah. 

Selain itu, pohon yang terlalu dekat dengan rumah dapat memengaruhi drainase, menyebabkan lebih banyak air menggenang di dekat rumah, sehingga meningkatkan risiko jamur dan pembusukan. Jika kamu ingin menanamnya, pilihlah area di kebun belakang yang cukup jauh dari struktur utama rumah agar manfaat buahnya tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir.



5. Bunga kamboja yang identik dengan energi duka

ilustrasi bunga Kamboja identik dengan energi duka (pexels.com/Jeffry Surianto)

Bunga kamboja atau Frangipani memiliki keindahan kelopak yang menawan dan aroma yang sangat harum, terutama saat malam hari. Sayangnya, tanaman ini sangat identik dengan area pemakaman di banyak budaya Asia Tenggara, sehingga sering dianggap membawa aura kematian ke dalam rumah. Penempatan tanaman ini di dalam pekarangan rumah dipercaya bisa membuat suasana hati penghuninya menjadi sering sedih atau merasa tertekan tanpa alasan.

Meskipun secara botani kamboja adalah tanaman hias yang luar biasa, stigma budayanya sulit dipisahkan dari kesan mistis. Bagi kamu yang sangat sensitif terhadap energi lingkungan, kehadiran bunga kamboja di dekat jendela kamar bisa mengganggu kualitas tidur karena asosiasi pikiran bawah sadar terhadap hal-hal yang berkaitan dengan duka. Pilihlah varietas kamboja Jepang yang lebih kecil dan diletakkan di pot khusus sebagai elemen dekorasi taman luar saja.

Memilih dekorasi untuk hunian memang memerlukan ketelitian agar rumah tetap menjadi tempat yang paling nyaman untuk beristirahat. Setelah mengetahui jenis-jenis tanaman bikin apes di atas, kini saatnya kamu mengecek kembali koleksi tanaman yang ada di teras maupun di dalam ruanganmu. Pastikan semua tanamanmu dipilih berdasarkan manfaat positifnya bagi kesehatan mental serta keharmonisan keluargamu setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team