Banyak orang mengira pekerjaan make up artist (MUA) hanya soal merias wajah agar terlihat cantik atau tampan. Padahal, profesi ini menuntut lebih dari sekadar skill teknik makeup. Seorang MUA adalah seniman, konsultan, sekaligus problem solver yang harus mampu menyesuaikan hasil riasan dengan kebutuhan klien dan konteks acara.
Di balik hasil makeup yang terlihat “flawless”, ada proses panjang yang melibatkan komunikasi, perencanaan, hingga manajemen waktu. Berikut lima jobdesk make up artist yang sering tidak terlihat, tapi sangat krusial.
