Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Monstera Kamu Layu? Mungkin Ini 4 Kesalahan yang Dilakukan
ilustrasi tanaman Monstera (pexels.com/Djaheda Richers)
  • Monstera populer karena bentuk daun unik dan mudah dirawat, tapi kesalahan kecil seperti penyiraman berlebihan atau kurang cahaya bisa membuat tanaman layu dan pertumbuhannya terganggu.
  • Penyiraman terlalu sering, pencahayaan minim, serta media tanam padat dapat menyebabkan akar membusuk, daun menguning, dan pertumbuhan lambat pada Monstera.
  • Kebersihan daun penting dijaga agar fotosintesis optimal; perawatan konsisten membantu Monstera tumbuh subur dengan daun hijau segar dan tampilan menarik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanaman hias Monstera menjadi salah satu jenis tanaman yang sangat populer karena bentuk daunnya unik. Selain tampil menarik, tanaman ini juga dikenal relatif mudah dirawat sehingga banyak dipilih oleh pemula. Namun, kemudahan tersebut sering membuat banyak orang justru mengabaikan kebutuhan dasar tanaman sehingga pertumbuhannya tidak maksimal.

Tidak sedikit Monstera yang akhirnya mengalami daun menguning, akar membusuk, atau pertumbuhan yang lambat akibat perawatan yang kurang tepat. Kesalahan kecil yang dilakukan terus menerus dapat memengaruhi kondisi tanaman dalam jangka panjang. Karena itu, memahami kebiasaan yang sebaiknya dihindari sangat penting agar Monstera tetap sehat, rimbun, dan menghasilkan daun yang indah.

1. Terlalu sering menyiram tanaman

ilustrasi menyiram tanaman (magnific.com/freepik)

Salah satu kesalahan paling umum dalam merawat Monstera adalah menyiram tanaman terlalu sering. Banyak orang mengira tanaman tropis selalu membutuhkan kondisi media tanam yang basah setiap saat. Padahal, akar Monstera justru rentan membusuk jika terlalu lama berada dalam kondisi lembap tanpa sirkulasi udara yang baik.

Media tanam yang terlalu basah biasanya membuat akar kekurangan oksigen dan memicu pertumbuhan jamur maupun bakteri. Tanda awalnya sering terlihat dari daun yang mulai menguning dan batang yang terasa lembek. Untuk menghindari kondisi tersebut, penyiraman sebaiknya dilakukan ketika bagian atas media tanam mulai terasa kering.

2. Menempatkan Monstera di lokasi yang terlalu gelap

ilustrasi tanaman hias (pexels.com/Huy Phan)

Meski dikenal sebagai tanaman yang dapat hidup di dalam ruangan, Monstera tetap membutuhkan cahaya untuk tumbuh dengan baik. Banyak orang menaruh tanaman ini di sudut ruangan yang minim pencahayaan karena menganggap semua tanaman hias tahan kondisi gelap. Akibatnya, pertumbuhan daun menjadi kecil, batang memanjang lemah, dan ciri khas lubang pada daun sulit muncul secara optimal.

Monstera sebenarnya lebih menyukai cahaya terang tidak langsung yang menyerupai kondisi habitat tropis di bawah naungan pohon besar. Jika terkena sinar matahari langsung terlalu lama, daun memang bisa terbakar. Namun, kekurangan cahaya juga dapat membuat tanaman kehilangan energi untuk melakukan fotosintesis secara maksimal.

3. Menggunakan media tanam yang terlalu padat

ilustrasi mengisi media tanam (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Banyak pemilik tanaman hanya menggunakan tanah biasa tanpa memperhatikan kebutuhan akar Monstera. Padahal, tanaman ini membutuhkan media yang memiliki sirkulasi udara baik agar akar dapat berkembang dengan sehat. Media yang terlalu padat membuat air tertahan lebih lama dan meningkatkan risiko akar membusuk, terutama jika disertai penyiraman berlebihan.

Campuran media tanam yang terlalu berat juga membuat pertumbuhan akar menjadi lambat. Dalam kondisi tertentu, tanaman terlihat seperti berhenti tumbuh meski sudah rutin disiram dan diberi pupuk. Karena itu, Monstera lebih cocok menggunakan media yang lebih porous dengan tambahan sekam, cocopeat, atau bahan lain yang membantu menjaga keseimbangan udara dan kelembapan.

4. Jarang membersihkan daun tanaman

ilustrasi tanaman Monstera (pexels.com/Huy Phan)

Daun Monstera yang lebar memang terlihat cantik, tetapi juga mudah dipenuhi debu jika diletakkan di dalam ruangan. Banyak orang hanya fokus pada penyiraman tanpa memperhatikan kebersihan permukaan daun. Padahal, lapisan debu yang menumpuk dapat menghambat proses fotosintesis karena cahaya sulit terserap dengan optimal.

Selain memengaruhi kesehatan tanaman, daun yang kotor juga membuat tampilan Monstera terlihat kusam dan kurang segar. Membersihkan daun secara berkala menggunakan kain lembut dapat membantu tanaman tetap sehat sekaligus mempertahankan warna hijaunya. Daun yang bersih biasanya juga lebih mudah dipantau jika muncul tanda serangan hama atau penyakit.

Merawat Monstera tidak terlalu sulit jika kebutuhan dasarnya dipahami dengan baik. Kesalahan seperti penyiraman berlebihan, kurang cahaya, media tanam yang tidak tepat, hingga kebersihan daun yang diabaikan dapat memengaruhi kesehatan tanaman secara perlahan. Dengan perawatan yang lebih tepat dan konsisten, Monstera dapat tumbuh lebih subur serta menghasilkan daun yang indah dan khas sebagai daya tarik utama tanaman ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team