Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membeli Tanaman Hias dalam Pot
ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/rocketmannprod)
  • Banyak orang salah memilih tanaman hias karena hanya melihat tampilannya tanpa menyesuaikan dengan kondisi cahaya dan kelembapan rumah.
  • Kurangnya pemahaman tentang kebutuhan dasar tanaman seperti air, tanah, dan perawatan sering membuat tanaman cepat layu atau mati.
  • Pengecekan akar, hama, ukuran, serta kesehatan keseluruhan tanaman penting dilakukan agar tidak membawa pulang tanaman bermasalah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanaman hias dalam pot gak cuma bikin rumah terlihat lebih estetik, tapi juga memberi kesan segar dan hidup. Kehadirannya bisa jadi dekorasi sekaligus mood booster di berbagai sudut ruangan. Namun, memilih tanaman yang tepat ternyata gak bisa asal-asalan.

Masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat membeli tanaman, sehingga tanaman cepat layu bahkan mati. Padahal, dengan memahami beberapa hal dasar kamu bisa menghindari kerugian tersebut. Nah, berikut ini beberapa kesalahan yang sebaiknya tidak kamu lakukan saat membeli tanaman hias dalam pot!

1. Memilih tanaman hanya karena penampilannya

ilustrasi tanaman giok (pexels.com/ekaterina-bolovtsova)

Banyak orang langsung jatuh hati pada tanaman yang terlihat cantik tanpa memikirkan kecocokannya dengan kondisi rumah. Padahal, tampilan menarik saja tidak cukup untuk menjamin tanaman bisa bertahan lama. Faktor lingkungan tetap jadi penentu utama.

Setiap rumah punya kondisi cahaya dan kelembapan yang berbeda. Tanaman yang terlihat segar di toko belum tentu bisa tumbuh optimal di rumahmu. Jadi, penting untuk menyesuaikan pilihan dengan kondisi ruang agar tanaman tidak cepat rusak.

“Lakukan riset terlebih dahulu sebelum pergi membeli tanaman untuk mengetahui tanaman apa yang akan tumbuh dengan baik di ruangmu,” ujar Meg McCormick, pemilik toko tanaman dan bunga Vera & Buck, dikutip dari Martha Stewart.

2. Tidak memahami kebutuhan tanaman

ilustrasi perempuan merawat tanaman (pexels.com/timamiroshnichenko)

Sering kali orang terlalu fokus pada estetika tanaman tanpa memahami kebutuhan perawatannya. Padahal, setiap tanaman memiliki karakter yang berbeda, mulai dari kebutuhan air hingga jenis tanah. Hal ini sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup tanaman.

Jika kebutuhan dasar tidak terpenuhi, tanaman akan sulit bertahan meskipun awalnya terlihat sehat. Bahkan, kesalahan kecil dalam perawatan bisa berdampak besar. Karena itu, penting untuk mencari tahu informasi dasar sebelum membeli.

“Selalu lakukan pencarian singkat tentang tanaman jika kamu belum familier dengan kebutuhannya,” ujar Cassandra Braman, pemilik toko tanaman Honey Plant, dikutip dari Martha Stewart.

3. Mengabaikan kondisi akar

ilustrasi tanaman kaktus (pexels.com/rubyandlion)

Saat membeli tanaman, perhatian sering hanya tertuju pada daun dan batang. Padahal, kondisi akar justru menjadi indikator utama kesehatan tanaman. Akar yang bermasalah bisa jadi tanda tanaman tidak dalam kondisi baik.

Akar sehat biasanya berwarna putih dan tidak berbau. Sebaliknya, akar yang berubah warna atau lembek bisa menandakan pembusukan. Jadi, jangan ragu untuk mengecek bagian ini sebelum membeli.

“Akar yang berubah warna menjadi cokelat, berbau, atau memiliki sistem akar yang kecil dibandingkan ukuran tanaman bisa menjadi tanda masalah atau pembusukan akar,” ujar Victoria Beaty, pendiri dan direktur kreatif The Botanical Bar, dikutip dari Martha Stewart.

4. Tidak mengecek hama pada tanaman

ilustrasi wanita memilih tanaman (pexels.com/sashakim)

Hama sering kali tidak terlihat secara langsung, tetapi bisa menimbulkan masalah besar. Serangga kecil seperti kutu atau tungau biasanya bersembunyi di bagian bawah daun atau sela batang. Jika tidak diperiksa, kamu bisa membawa tanaman yang sudah terinfeksi.

Hal ini tentu berbahaya, apalagi jika kamu sudah memiliki tanaman lain di rumah. Infeksi bisa menyebar dan merusak seluruh koleksi tanamanmu. Maka dari itu, selalu periksa detail tanaman sebelum membeli.

5. Langsung memilih tanaman berukuran besar

ilustrasi membersihkan daun tanaman (pexels.com/cottonbro)

Tanaman besar memang terlihat lebih menarik dan langsung memberi efek dekoratif. Namun, bagi pemula tanaman jenis ini justru bisa menyulitkan. Perawatannya cenderung lebih kompleks dan membutuhkan perhatian ekstra.

Selain itu, harganya juga lebih mahal dibandingkan tanaman kecil. Jika terjadi kesalahan, kerugian yang dialami tentu lebih besar. Memulai dari tanaman kecil bisa jadi pilihan yang lebih aman untuk belajar.

6. Mengabaikan kesehatan tanaman secara keseluruhan

ilustrasi daun tanaman sehat (pexels.com/rocketmannprod)

Membeli tanaman tanpa mengecek kondisi kesehatannya adalah kesalahan yang sering terjadi. Tanda-tanda seperti daun menguning, bercak, atau layu sering diabaikan. Padahal, itu bisa menjadi indikasi adanya masalah serius.

Tanaman yang sehat biasanya terlihat segar dan kokoh. Daunnya elastis dan tidak mudah layu saat disentuh. Dengan memilih tanaman yang benar-benar sehat, peluangnya untuk tumbuh dengan baik di rumah akan lebih besar.

Membeli tanaman hias dalam pot memang terlihat mudah, tapi tetap butuh ketelitian. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa merawat tanaman dengan lebih optimal. Jadi, pastikan kamu lebih selektif sebelum membawa pulang tanaman baru, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team