Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Trik Simpan Barang Tak Terpakai buat Anak Kos, Kamar Jadi Estetik!
ilustrasi kamar kost (pexels.com/Pixabay)
  • Artikel membahas cara menyimpan barang tak terpakai agar kamar kos tetap rapi dan estetik meski ruang terbatas, dengan fokus pada pengelolaan ruang secara efisien.
  • Ditekankan penggunaan area tersembunyi seperti kolong kasur dan organizer gantung untuk memaksimalkan penyimpanan tanpa membuat kamar terasa sempit.
  • Disarankan rutin menyortir barang, memilih storage berwarna senada, serta menyingkirkan kardus tidak perlu agar suasana kamar lebih lega dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tinggal di kamar kos sering membuat seseorang harus pintar-pintar mengatur ruang. Ukuran kamar yang terbatas bikin barang cepat menumpuk, apalagi kalau kamu tipe orang yang susah membuang barang lama. Mulai dari kardus, kabel, pakaian jarang dipakai, sampai perlengkapan random yang sebenarnya masih “sayang” kalau dibuang.

Masalahnya, barang tak terpakai yang dibiarkan begitu saja bisa membuat kamar terasa sempit dan berantakan. Suasana kamar jadi kurang nyaman, sulit fokus, bahkan bikin stres kecil tanpa disadari. Padahal, dengan sedikit trik penyimpanan, kamar kos tetap bisa terlihat rapi dan estetik meski ruangnya terbatas.

1. Gunakan kolong kasur sebagai area penyimpanan tambahan

ilustrasi kamar kost (pexels.com/Alexey Demidov)

Kolong kasur sering jadi area yang terlupakan padahal sangat berguna untuk menyimpan barang. Banyak anak kos justru membiarkan bagian ini kosong atau malah penuh debu tanpa fungsi yang jelas. Padahal, ruang tersebut bisa membantu mengurangi penumpukan barang di sudut kamar.

Gunakan kotak penyimpanan atau container tipis supaya barang tetap tertata rapi. Kamu bisa menyimpan pakaian musiman, dokumen lama, atau barang yang jarang dipakai di sana. Selain bikin kamar lebih lega, tampilan ruangan juga terlihat lebih bersih dan minimalis.

2. Manfaatkan organizer gantung biar hemat tempat

ilustrasi organizer gantung (pexels.com/www.kaboompics.com)

Kalau kamar kos sempit, kamu perlu memanfaatkan area vertikal sebaik mungkin. Salah satu cara paling praktis adalah menggunakan organizer gantung di belakang pintu atau dinding kosong. Barang kecil yang biasanya berserakan jadi punya tempat penyimpanan yang lebih rapi.

Organizer seperti ini cocok untuk menyimpan kabel, skincare, alat mandi, hingga perlengkapan harian lainnya. Selain hemat ruang, kamar juga terlihat lebih teratur dan gak penuh barang di meja atau lantai. Efek visualnya bikin kamar terasa lebih lega dan estetik.

3. Pisahkan barang berdasarkan frekuensi pemakaian

ilustrasi merapikan kamar (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu alasan kamar cepat berantakan adalah semua barang dicampur di satu tempat. Barang yang sering dipakai bercampur dengan barang yang sebenarnya sudah jarang disentuh. Akibatnya, kamu jadi sulit mencari sesuatu dan kamar terasa penuh terus.

Cobalah kelompokkan barang berdasarkan seberapa sering digunakan. Barang harian letakkan di tempat yang mudah dijangkau, sementara barang yang jarang dipakai bisa disimpan di box tertutup. Cara sederhana ini membantu kamar terasa lebih terorganisir dan gak bikin pusing saat mencari barang.

4. Jangan simpan kardus atau kemasan terlalu banyak

ilustrasi menyimpan barang dalam kardus (pexels.com/SHVETS production)

Banyak anak kos suka menyimpan kardus bekas gadget, sepatu, atau paket online dengan alasan “siapa tahu nanti kepakai”. Padahal, kalau terlalu banyak disimpan, kardus justru memakan ruang dan membuat kamar terlihat sumpek. Belum lagi debu yang gampang menumpuk di permukaannya.

Kalau memang gak benar-benar diperlukan, lebih baik mulai sortir kardus yang sudah gak terpakai. Simpan hanya yang penting seperti dokumen garansi atau kemasan tertentu yang masih berguna. Semakin sedikit barang gak penting yang menumpuk, semakin nyaman juga suasana kamar kosmu.

5. Gunakan storage dengan warna senada agar terlihat estetik

ilustrasi storage box (pexels.com/Marina M)

Penyimpanan yang asal-asalan kadang bikin kamar tetap terlihat berantakan meski barang sebenarnya sudah tersusun. Karena itu, pemilihan box atau storage juga cukup memengaruhi tampilan kamar secara keseluruhan. Warna dan bentuk yang terlalu berbeda-beda bisa membuat ruangan terasa ramai.

Cobalah gunakan storage dengan warna netral atau senada dengan tema kamar. Selain terlihat lebih estetik, kamar juga terasa lebih tenang dipandang. Trik kecil seperti ini sering bikin kamar kos sederhana terlihat lebih rapi dan nyaman.

6. Biasakan sortir barang secara rutin

ilustrasi bersih-bersih (pexels.com/SHVETS production)

Semakin lama tinggal di kos, biasanya barang akan terus bertambah tanpa terasa. Mulai dari bonus belanja, barang titipan, sampai barang random yang sebenarnya sudah gak digunakan lagi. Kalau gak rutin disortir, kamar akan cepat penuh meski sebelumnya sudah rapi.

Luangkan waktu sesekali untuk mengecek barang yang memang masih dipakai dan mana yang sebaiknya disingkirkan. Kamu bisa menjual, mendonasikan, atau membuang barang yang sudah gak diperlukan. Kebiasaan kecil ini penting supaya kamar tetap nyaman dihuni dan gak berubah jadi gudang kecil penuh tumpukan barang.

Kamar kos yang rapi bukan soal ukurannya besar atau punya furnitur mahal. Justru dengan pengaturan yang tepat, kamar kecil pun bisa terasa lega dan estetik. Kuncinya ada pada cara menyimpan barang dengan lebih cerdas supaya ruangan tetap nyaman dipakai beristirahat maupun beraktivitas setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team