Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi cat dinding teras rumah
Ilustrasi cat dinding teras rumah (Freepik/freepik)

Intinya sih...

  • Putih tulang atau off-white memantulkan cahaya dan mudah dibersihkan

  • Warna krem, beige, atau olive tahan lama dan menyatu dengan alam sekitar

  • Abu-abu netral dan biru tua cocok untuk detail rumah dan minim perawatan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahukah kamu, musim hujan berpengaruh terhadap tampilan rumah, khususnya bagian luar bangunan seperti dinding, pintu, jendela, atau pagar?

Bagian luar rumah biasanya dipoles dengan cat eksterior, yang dirancang khusus menghadapi cuaca, kelembapan, sinar UV, jamur, maupun kondisi lingkungan lainnya. Namun, paparan kelembapan saat musim hujan yang ekstrem bisa bikin pigmen warna cat jadi cepat memudar atau tampak kusam. Polusi udara dan lumut yang tumbuh di permukaan juga mempercepat degradasi warnanya. Untuk itu, pemilihan warna dan jenis cat eksterior yang tepat adalah kunci supaya rumahmu tetap tampak cerah.

Berikut beberapa warna cat terbaik yang gak cepat pudar atau kusam meski didera musim hujan.

1. Putih tulang

Ilustrasi cat warna putih tulang (Freepik/yanalya)

Warna putih tulang atau off-white menawarkan kesan tampilan rumah yang bersih dan luas. Warna ini juga memantulkan cahaya, sehingga tampak lebih cerah di musim hujan. Noda hujan atau kotoran yang menempel juga akan lebih mudah dibersihkan. Selain itu, warna ini cenderung netral sehingga mudah digabungkan dengan warna lain sebagai aksen. Sebagai alternatif, kamu bisa pilih varian creamy off-white yang sedikit lebih hangat.

2. Krem, beige, atau nuansa earthy

ilustrasi cat tembok warna krem (pexels.com/@jan-van-der-wolf-11680885)

Warna krem atau beige jadi pilihan aman untuk rumahmu karena terlihat natural dan gak mudah memudar menjadi kusam. Warna ini juga menyatu dengan warna alam sekitar seperti taman atau teras, pun fleksibel dipadukan dengan aksen coklat, putih, atau hitam. Gunakan warna krem untuk fasad rumah utama atau area yang sering tampak lembap.

3. Hijau zaitun atau olive

ilustrasi rumah warna hijau (pexels.com/@binyaminmellish)

Selain estetik, tone warna hijau zaitun atau olive cenderung earthy, yang mampu “menyembunyikan” noda hujan atau bekas jamur. Olive juga memberi kesan rumah yang natural, tenang, dan tahan lama. Kamu bisa gunakan warna ini di teras, ruang santai luar, atau dinding utama rumah.

4. Abu-abu netral

Ilustrasi dinding abu-abu (Freepik/freepik)

Warna abu-abu netral adalah pilihan yang fleksibel dipadukan dengan putih atau hitam. Tone-nya modern, elegan, gak cepat pudar, dan minim perawatan. Pilih abu-abu dengan undertone yang hangat atau sedikit beige supaya gak terlihat dingin.

5. Biru tua atau navy

ilustrasi rumah warna biru (pexels.com/@wadimoo/)

Meski warna gelap cenderung memudar jika sering terpapar cuaca, biru tua atau navy bisa jadi pilihan cat yang tahan lama karena bisa menyembunyikan noda hujan atau bercak kotoran. Padukan dengan warna netral seperti putih tulang atau abu-abu muda. Warna gelap seperti ini paling cocok untuk detail atau panel, bukan seluruh rumah, biar gak menyerap panas berlebih.

Pilihan warna-warna di atas adalah yang punya pigmen stabil, netral, dan gak terlalu cerah. Selain itu juga lebih tahan lama, lebih mudah dirawat, dan gak cepat terlihat kusam saat terkena hujan berulang kali. Jangan lupa padukan dengan cat berkualitas dengan formula anti-jamur dan perlindungan UV, juga finishing satin atau semi-gloss yang lebih mudah dibersihkan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team