Menulis buku bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan lebih dari sekadar inspirasi untuk membuat buku yang menarik. Tak hanya nikmat untuk dibaca, tetapi juga dapat mendongkrak penjualannya. Pasalnya, seorang penulis sering kali dibayar sesuai jumlah buku yang berhasil terjual.
Tidak heran apabila para penulis novel berlomba-lomba membuat buku yang disesuaikan target pasar, meski sebenarnya tidak sesuai dengan idealisnya. Terkadang hal ini membuat pengarangnya menyesal karena menulis cerita tersebut saat bukunya terbilang sukses di pasaran, seperti yang dialami oleh keenam penulis novel berikut ini.
