ilustrasi pengakuan dosa di gereja (pexels.com/Thirdman)
Katolisitas.org melansir makna Rabu Abu adalah simbol dari pertobatan dan penebusan dosa. Di laman tersebut juga mengutip ayat Alkitab yang berbunyi "setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu", (Lih. Yun 3:6).
Pada laman catholic.org juga menyebutkan bahwa Hari Rabu Abu mengingatkan kita agar lebih rendah hati, karena sehebat apapun kita saat meninggal nanti akan kembali lagi menjadi debu. Penyataan tersebut diperkuat dengan ayat Alkitab yang berbunyi "di atas semua itu, kita diingatkan bahwa kita ini diciptakan dari debu tanah", (Lih. Kej 2:7).
Oleh karena itu, saat menerima abu di gereja, pasti kamu pernah mendengar Romo yang mengatakan “bertobatlah dan percayalah kepada Injil”, “kamu adalah debu dan akan kembali menjadi debu (you are dust, and to dust you shall return)", dan sejenisnya.
Jadi, Rabu Abu adalah hari pertobatan atau hari peringatan sebelum Paskah yang diisi dengan kegiatan doa dan puasa. Semoga di hari Rabu Abu ini kamu mendapatkan ampunan dan berkat dari Tuhan Yesus.
Rabu Abu pakai baju warna apa? | Warna baju yang umum dan dianjurkan pada Rabu Abu adalah ungu yang melambangkan pertobatan dan masa Prapaskah. Kamu bisa juga mengenakan warna hitam atau abu-abu sebagai simbol duka dan pertobatan. |
Apakah Rabu Abu merupakan hari puasa? | Rabu Abu dianggap sebagai hari puasa wajib bagi umat Katolik Roma berusia antara 18 dan 59 tahun. |
Apakah puasa Rabu Abu itu wajib? | Umat Katolik wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Jadi, selama masa Prapaskah, kewajiban puasa hanya dua hari saja. |