Ilustrasi. Warga mengikuti simulasi pemungutan suara di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/1/2024). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Dilansir situs Kominfo, disebutkan bahwa swing voters bisa diartikan sebagai pemilih yang pilihannya dapat berubah sesuai dengan gagasan capres atau caleg. Bisa jadi, mereka memang sudah menentukan pilihannya. Hanya saja, mereka masih bingung atau belum yakin dengan pilihannya.
Oleh karenanya, masih ada potensi mereka mengganti pilihannya ketika ada gagasan baru dari capres atau caleg. Pilihannya masih bisa berubah-ubah sampai hari H pencoblosan dilangsungkan. Meskipun jarang diketahui, tetapi keberadaan swing voters ini penting, lho!
Ini karena swing voters biasanya akan menilai kemampuan semua calon secara objektif. Itu juga yang akhirnya membuat para calon presiden saling bersaing untuk menunjukkan kemampuannya. Swing voters berpotensi golput jika belum menemukan calon yang cocok dengannya.