Banyak orang mengira belajar bahasa Inggris harus selalu ditemani tumpukan buku tebal. Kamu mungkin membayangkan meja penuh kamus, modul grammar, dan lembar latihan panjang. Gambaran itu membuat sebagian orang langsung merasa lelah sebelum mulai. Padahal di era sekarang, cara belajar sudah jauh lebih beragam. Bahasa Inggris gak lagi hanya milik ruang kelas dan halaman buku. Pertanyaannya, apakah benar belajar tanpa buku tetap bisa efektif? Jawabannya lebih menarik dari yang kamu bayangkan.
Di sekitar kamu sebenarnya ada begitu banyak sumber bahasa yang hidup. Percakapan di video, lirik lagu, podcast, hingga obrolan dengan teman asing bisa menjadi guru nyata. Buku memang membantu memberi struktur, tetapi bukan satu-satunya jalan. Banyak orang berhasil fasih justru dari pengalaman sehari-hari. Artinya, kunci belajar bukan pada medianya, melainkan pada cara memanfaatkannya. Enam poin berikut akan mengajak kamu melihat kemungkinan belajar tanpa buku secara lebih masuk akal.
