ilustrasi post holiday blues (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)
Setelah libur panjang, kembali ke rutinitas semula sering memicu yang namanya post holiday blues. Perasaan ini muncul saat suasana santai selama liburan berganti dengan jadwal yang kembali padat. Bukan liburannya yang kacau, melainkan perubahan suasana yang terasa terlalu cepat. Waktu bangun yang kembali pagi, pekerjaan yang menumpuk, dan hari-hari yang kembali cepat membuat tubuh dan pikiran terasa tertinggal.
Meski begitu, sebagian besar orang tetap bekerja seperti biasa tanpa kendala besar. Walau begitu sebenarnya yang berubah hanyalah tempo dan fokus kerja yang terasa lebih lambat saja. Post holiday blues biasanya mereda dalam beberapa hari ketika kebiasaan lama mulai terasa familiar lagi. Kondisi ini wajar dan sering dialami siapa saja setelah jeda libur yang lumayan panjang (cuti bahkan libur Hari Raya). Tidak ada yang perlu disalahkan karena tubuh memang butuh waktu untuk kembali menyesuaikan diri.
Blues sering muncul di sela aktivitas biasa, dari awal pekan hingga momen yang seharusnya terasa spesial. Kondisi ini bukan tanda ada yang salah dengan dirimu, melainkan bagian wajar dari pengalaman hidup sehari-hari. Selama tidak mengganggu aktivitas utama, blues biasanya akan berlalu seiring perubahan suasana dan waktu.