Ramadan bukan sekadar bulan yang datang dan pergi setiap tahun. Ia adalah jeda yang lembut di tengah riuhnya dunia, ruang sunyi untuk merenung, memperbaiki diri, dan mendekatkan hati kepada Sang Pencipta. Di bulan inilah, setiap doa terasa lebih hangat, setiap air mata terasa lebih bermakna.
Bagi para pelajar SMA, Ramadan juga menjadi momen pembentukan karakter tentang kesabaran, pengendalian diri, dan ketulusan berbagi. Melalui puisi, nilai-nilai Ramadan dapat dirangkai menjadi untaian kata yang indah dan penuh makna. Berikut lima contoh puisi Ramadan yang dapat dijadikan inspirasi untuk lomba.
