Perempuan sedang menulis laporan (freepik.com/freepik)
1. Kaktus
Kaktus adalah salah satu anggota famili Cactaceae yang sangat khas karena dapat hidup lama tanpa air. Habitat kaktus ada di daerah gurun, padang rumput kering, atau wilayah yang panas. Untuk membedakan kaktus dengan tanaman lainnya, ciri yang bisa dilihat adalah daun kaktus yang berbentuk duri, batang yang dilapisi lilin, serta akar yang panjang untuk membantu mencari air pada kondisi kering.
Kaktus termasuk tumbuhan yang cukup unik dari golongan sukulen. Kaktus bisa menyimpan banyak air pada bagian batang, sehingga dalam kondisi sangat kering tetap hidup. Pada malam hari, kaktus akan membuka stomata serta mengambil karbondioksida untuk disimpan di vakuola.
Kaktus memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai hiasan di rumah. Terdapat banyak jenis tanaman kaktus yang kemudian dijadikan hiasan rumah dan diletakkan dalam pot. Perawatan kaktus yang mudah namun tidak kalah bagus dengan tanaman hias lainnya menjadikan kaktus semakin diminati.
2. Bunga Mawar
Mawar adalah satu di antara tanaman hias yang populer, yang merupakan tanaman semak dari jenis genus Rosa. Tanaman mawar memiliki tinggi 2-5 meter dan ada lebih dari 100 spesies. Batang mawar berduri tajam, licin, dan halus, serta bentuk daun yang menyirip dengan panjang sekitar 5-15 cm.
Ada berbagai macam warna bunga mawar, seperti warna merah muda, merah, kuning, putih, biru, bahkan hitam. Di bagian mahkota bunga, terdapat empat sampai lima helai daun mahkota. Mawar hidup di daerah yang sejuk.
Budidaya bunga mawar bisa dilakukan dengan menanam biji, okulasi, dan stek batang. Di masa pertumbuhannya, perawatan merupakan faktor paling penting agar bunga mawar tumbuh kukuh dan tentunya indah.
Beragam cara bisa dilakukan untuk merawat bunga mawar, diantaranya dengan membasmi rumput liar dan gula di sekitar tanaman, menyiram tanaman dengan rutin, dan memberi pupuk secara rutin 3-4 bulan sekali dengan dosis yang sesuai.
Perlu kamu tahu, pagi dan sore hari merupakan waktu terbaik untuk menyiram tanaman karena suhu udara tidak terlalu panas. Lakukan juga pemangkasan terhadap tangkai yang sudah layu dan dahan yang kering dengan tujuan agar batas menjadi kukuh dan tumbuh tunas yang baru.
Di Indonesia, kita dapat menemukan jenis bunga mawar seperti modern garden roses, buck roses, old garden roses, climbing roses, shrub rose, english rose, dan wild rose (mawar liar).
Dikarenakan warna dan bentuknya yang sangat indah, bunga mawar biasanya dijadikan sebagai tanaman hias. Tetapi, di balik keindahannya, bunga mawar mempunyai banyak manfaat, di antaranya sebagai anti bakteri, anti viral, anti depresan, anti peradangan, dan sumber vitamin C. Selain itu banyak produk kecantikan seperti parfum, sabun, pelembab, dan sebagainya yang menggunakan bunga mawar sebagai bahan pembuatannya. Mawar juga bisa dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai.
3. Pohon kelapa
Pohon kelapa (Cocos nucifera) atau disebut juga pohon nyiur merupakan tumbuhan palem yang berbatang tinggi, dengan tinggi bisa mencapai tiga meter. Buahnya tertutup sabut dan tempurung keras, dalamnya terdapat daging yang mengandung santan dan air.
Kelapa adalah sebutan dari nama buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Kelapa menjadi tumbuhan serbaguna karena dimanfaatkan semua bagiannya oleh manusia. Banyaknya manfaat menjadikan tunas kelapa dijadikan sebagai lambang dari Pramuka di Indonesia.
Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir Samudra Hindia di sisi Asia, namun sekarang sudah menyebar luas di seluruh pantai tropika dunia. Bagian-bagian dari tumbuhan ini adalah buah kelapa, batang, pelepah, dan akar. Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging, daging buah, air kelapa, dan lembaga. Pohon kelapa atau pohon nyiur banyak terdapat di bagian tepi pantai.
Berdasarkan penelitian yang ada, kelapa diyakini bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit, seperti TBC, luka bernanah, wasir, disentri, dan kolera. Selain itu, buah kelapa bagus untuk mengobati keracunan karena buah ini dapat menetralkan racun di dalam tubuh kita dan dapat dijadikan sebagai makanan atau minuman.
Para dokter gigi juga meyakini bahwa kelapa bisa mencegah gigi berlubang. Sedangkan, batang pohonnya sangat bermanfaat untuk pembuatan janur, pembungkus ketupat, dan masih banyak lagi.
4. Lidah buaya
Lidah buaya sering dijadikan tanaman hias dan banyak tumbuh di daerah tropis dengan tanah yang gembur. Tanaman ini juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri obat dan kosmetik.
Lidah buaya memiliki daun tebal dan meruncing berwarna hijau segar dengan tepi yang bergerigi namun tidak terlalu tajam. Di dalam daunnya terdapat cairan gel bening yang sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Daun lidah buaya bisa lebar antara 2-6 cm dengan tinggi tanaman bervariasi tergantung jenisnya, mencapai 20-36 cm. Akar lidah buaya termasuk akar serabut.
Lidah buaya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Gel dalam daunnya membantu menyembuhkan luka bakar ringan karena efek mendinginkannya. Gel lidah buaya juga berguna untuk mengatasi mata panda atau bengkak dengan membuat kulit tenang dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, gel lidah buaya mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat untuk kulit dan dapat berfungsi sebagai pelembap alami untuk kulit kering.
5. Tanaman manggis
Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman buah asli Indonesia. Manggis adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Buah pohon manggis juga disebut manggis. Manggis berkerabat dengan kokam, asam kandis dan asam gelugur. Manggis menyimpan berbagai manfaat yang luar biasa bagi kesehatan atau biasa disebut sebagai pangan fungsional.
Pohon dan daun manggis memiliki ciri khas. Tinggi pohon manggis rata-rata mencapai 6-25 m. Manggis memiliki ciri daun rapat (rimbun), duduk daun berlawanan, dan tangkai daun pendek. Daun manggis tebal serta lebar. Pohon tegak lurus dengan percabangan simetri membentuk kerucut. Semua bagian tanaman mengeluarkan eksudat getah kuning apabila dilukai.
Manggis juga memiliki ciri khusus pada bunganya. Bunga manggis disebut bunga berumah dua. Pada pohon manggis bunga betina yang dijumpai, sedangkan bunga jantan tidak berkembang sempurna. Bunga jantan tumbuh kecil kemudian mengering dan tidak dapat berfungsi lagi.
Oleh karena itu, buah manggis dihasilkan tanpa penyerbukan. Bunga manggis termasuk bunga sendiri atau berpasangan di ujung ranting, bergagang, dan pendek tebal. Bunga manggis ber diameter 5,5 cm. Daun kelopak dua pasang, daun mahkota dua pasang, tebal dan berdaging, berwarna hijau – kuning dengan pinggir kemerah-merahan. Benang sari semu dan biasanya banyak.
Bakal buah manggis bertangkai berbentuk agak bulat dan beruang empat. Kepala putik tidak bertangkai dan bercuping. Buah manggis berbentuk bulat atau elips. Warna buah merah tua kehitaman dengan bagian dalam putih. Berat buah bervariasi antara 75 – 150 gram. Buahnya mempunyai 4-8 segmen dan setiap segmen mengandung satu bakal biji diselimuti oleh aril (salut biji) berwarna putih empuk dan mengandung sari buah.
Buah manggis memiliki beberapa manfaat. Di kalangan masyarakat tradisional sendiri, buah manggis dipercaya bisa menyembuhkan beberapa penyakit seperti sariawan, disentri, amandel, abses, dengan kemampuan anti peradangan atau anti inflamasi. Hasil penelitian ilmiah menyebutkan bahwa kulit buah manggis sangat kaya akan antioksidan, terutama xanthone, tanin, asam fenolat maupun antosianin. Dalam kulit buah Manggis juga mengandung air sebanyak 62,05%, lemak 0,63%, protein 0,71%, dan juga karbohidrat sebanyak 35,61%.
Manggis buah asli Indonesia yang khas. Selain rasa yang manis dan penampilannya yang enak dilihat, buah manggis juga memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan.
Itulah contoh teks laporan hasil observasi yang dapat dijadikan referensi. Melalui contoh tersebut, diharapkan kamu bisa lebih memahami struktur, ciri-ciri, serta cara menyusun teks laporan hasil observasi yang baik dan benar.