Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi mahasiswa
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/RDNE Stock project)

Intinya sih...

  • Beasiswa Fulbright (Amerika Serikat) menawarkan dukungan penuh untuk S2 dan S3, termasuk tiket pesawat, biaya hidup, dan asuransi kesehatan.

  • Australia Awards Scholarship (AAS) menyediakan beasiswa fully funded dari Pemerintah Australia untuk gelar Master dan PhD dengan bidang studi prioritas.

  • Manaaki New Zealand Scholarships tahun 2026 adalah program bergengsi bagi siswa negara berkembang yang memenuhi syarat untuk belajar di Selandia Baru.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Melanjutkan studi ke jenjang S2 mungkin jadi impianmu di tahun 2026 ini. Salah satu cara untuk mewujudkan cita-cita ke pendidikan yang lebih tinggi, yaitu dengan mendaftar S2 jalur beasiswa.

Memasuki tahun 2026, tersedia beragam program beasiswa S2 yang menawarkan kesempatan kuliah gratis hingga tunjangan hidup, baik di dalam maupun luar negeri. Agar tidak ketinggalan kesempatan emas, berikut daftar beasiswa S2 2026 yang wajib kamu cek dan segera apply!

1. Fulbright Scholarship (Amerika Serikat)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Mikhail Nilov)

Beasiswa Fulbright adalah program kuliah di Amerika Serikat (AS) untuk jenjang S2 (Master) dan S3 (Doktoral) yang ditanggung penuh oleh Pemerintah AS melalui AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Beasiswa Fulbright menawarkan dukungan visa pelajar J-1, tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi dari asal kota ke universitas tujuan di AS, dana untuk kuliah (termasuk biaya hidup dan biaya lainnya), serta asuransi kesehatan dan kecelakaan.

Persyaratan beasiswa S2 Fullbright:

  • Memiliki gelar sarjana (S1)

  • IPK minimal 3,0 dari 4,00

  • Mampu berbahasa Inggris, dibuktikan dengan skor TOEFL ITP minimal 550, skor TOEFL iBT minimal 80, skor IELTS minimal 6.5, atau skor Duolingo minimal 125

  • Merupakan warga negara Indonesia, bukan penduduk tetap AS atau saat ini tinggal di AS

  • Memiliki kualitas kepemimpinan, menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat, punya persiapan dan komitmen nyata terhadap bidang studi yang dituju, serta memiliki prestasi akademis yang luar biasa

  • Bersedia bekerja minimal 5 tahun sebelum pensiun, setelah menyelesaikan program beasiswa

Adapun deadline aplikasinya pada tanggal 18 Februari 2026. Cek selengkapnya di https://www.aminef.or.id/grants-for-indonesians/fulbright-programs/scholarship/fulbright-masters-degree-scholarship/ untuk informasi selengkapnya.

2. Australia Awards Scholarship (AAS)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Australia Awards Scholarship (AAS) dikenal sebagai fully funded dari Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) untuk individu dari negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk mengejar gelar Master dan PhD.

Bidang studi prioritas selaras dengan tujuan Australia-Indonesia Development Partnership Plan 2024-2028, yang mencakup:

  • Equitable and sustainable economic transformation

  • Climate resilient communities

  • Strong institutions

Beasiswa ini mencakup pelatihan prakeberangkatan, tiket pesawat pulang pergi, biaya pemeriksaan medis pertama dan rontgen, asuransi kesehatan, biaya kuliah, biaya hidup, dan tunjangan kerja lapangan.

Persyaratan beasiswa S2 AAS:

  • WNI dan berdomisili di Indonesia serta mengajukan beasiswa dari Indonesia

  • Tidak boleh menikah atau bertunangan dengan seseorang yang memenuhi syarat untuk memegang kewarganegaraan Australia atau Selandia Baru atau status penduduk tetap

  • Tidak mengajukan visa untuk tinggal di Australia

  • Punya gelar S1

  • Belum pernah menerima Beasiswa Australia Awards jangka panjang dalam empat tahun terakhir

  • GPA minimal 2,9 (dalam skala 4,0)

  • IELTS 6.0, TOEFL ITP 552, TOEFL iBT 80, dan PTE Academic 56

Pendaftaran dibuka pada 2 Februari-30 April 2026. Cek info lebih lanjut di sini https://www.australiaawardsindonesia.org/ agar kamu tidak ketinggalan informasi kompletnya.

3. Manaaki New Zealand Scholarships (New Zealand)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Manaaki New Zealand Scholarships tahun 2026 adalah program bergengsi dan fully funded bagi siswa negara berkembang yang memenuhi syarat untuk belajar di Selandia Baru. Indonesia menjadi salah satu negara yang diterima untuk jenjang pendidikan S2.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, penerbangan, asuransi kesehatan, hingga dukungan penelitian/tesis dengan fokus pada bidang yang terkait dengan pembangunan. Pengelolanya adalah Education New Zealand dan Ministry of Foreign Affairs and Trade (MFAT).

Persyaratan beasiswa S2 Manaaki New Zealand:

  • Warga negara dari negara-negara mitra yang memenuhi syarat

  • Minimal 18 tahun saat mulai beasiswa, diutamakan di bawah 40 tahun

  • Pengalaman kerja 1 tahun kerja penuh waktu (>=30 jam/minggu) atau 2 tahun paruh waktu (<=29 jam/minggu) (bisa sukarela/tidak dibayar)

  • Tinggal di negara asal minimal 2 tahun sebelum mendaftar (kecuali ada pengecualian)

Adapun aplikasi dibuka pada 1 Maret 2026 dan ditutup pada 31 Maret 2026. Cek selengkapnya di sini: https://www.nzscholarships.govt.nz/.

4. Royal Thai Government Scholarships (Thailand)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Royal Thai Government (RTG) Scholarships menawarkan kesempatan studi Magister dan Doktor yang didanai penuh bagi mahasiswa internasional, khususnya dari Asia, untuk belajar di universitas-universitas terkemuka Thailand. Biaya yang ditawarkan meliputi biaya kuliah, tunjangan hidup, akomodasi, asuransi, dan tiket pesawat.

Ada dua skema beasiswa RTG yang menawarkan pendidikan jenjang S2, yaitu:

  • His Majesty the King’s Scholarships for Master’s Program

Beasiswa ini diberikan kepada kandidat yang memenuhi syarat dengan prestasi sarjana yang sangat baik dari negara Asia mana pun, di salah satu program akademik yang ditawarkan di Sekolah Teknik dan Teknologi (SET) dan Sekolah Manajemen (SOM).

  • Her Majesty the Queen’s Scholarships for Master’s Program

Beasiswa ini diberikan kepada kandidat yang memenuhi syarat dengan prestasi sarjana yang sangat baik dari negara Asia mana pun, dalam program akademik terkait lingkungan yang ditawarkan di Sekolah Lingkungan, Sumber Daya, dan Pembangunan (SERD).

Deadline aplikasi tanggal 31 Maret 2026. Cek selengkapnya melalui website Asian Institute of Technology (AIT): https://ait.ac.th/financial/royal-thai-government-scholarships/.

5. China-AUN/Asean University Network Scholarship 2026/2027

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Zen Chung)

China-AUN Scholarship 2026/2027 adalah beasiswa fully funded untuk mahasiswa dari negara-negara ASEAN pada program Magister atau Doktor di Tiongkok. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, akomodasi, asuransi kesehatan sebesar ¥800, dan tunjangan bulanan sebesar ¥3000 (untuk jenjang S2).

Persyaratan beasiswa S2 China-AUN Scholarship:

  • Warga negara dari negara anggota ASEAN dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

  • Memiliki prestasi akademik yang sangat baik dan gelar Sarjana atau yang setara, serta berusia di bawah 35 tahun saat mendaftar program Magister

  • Memiliki prestasi akademik yang sangat baik dan gelar Magister atau yang setara, serta berusia di bawah 40 tahun saat melamar program doktoral

  • Telah lulus HSK (Level 4) saat mendaftar untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin

  • Memiliki sertifikat IELTS atau TOEFL saat melamar program pascasarjana berbahasa Inggris

  • Memenuhi persyaratan penerimaan universitas pilihan dalam hal kemampuan berbahasa dan kemampuan akademik, antara lain, ketika mendaftar untuk program yang diajarkan dalam bahasa selain Mandarin

Deadline aplikasinya tanggal 31 Maret 2026. Cek informasi selengkapnya di sini: https://www.aunsec.org/aun-action/scholarships/china-aun-scholarship.

6. Türkiye Bursları Scholarship (Turki)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Ahmed)

Türkiye Bursları Scholarship adalah program beasiswa fully funded dari Pemerintah Turki yang ditujukan bagi mahasiswa internasional (S1, S2, S3, & riset) untuk belajar di berbagai universitas ternama Turki. Berbagai program ditawarkan, khususnya di tingkat magister dan doktoral di bidang ilmu sosial, humaniora, ilmu alam, dan teknik. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, uang saku bulanan sebesar ₺6.500 untuk jenjang S2, akomodasi, tiket pesawat, asuransi kesehatan, dan kelas bahasa Turki.

Persyaratan beasiswa S2 Türkiye Bursları Scholarship:

  • Berusia di bawah 30 tahun

  • Bahasa: Turki atau Inggris, tergantung programnya, dengan pelatihan bahasa Turki gratis yang disediakan

  • General Weighted Average (GWA): 90%

  • Academic Qualification Exam Score:
    - Academic Personnel and Postgraduate Education Entrance Exam (ALES)
    ALES Quantitative 80 untuk departemen teknik
    ALES Quantitative 75 untuk depatemen sains
    ALES Equal Weight 75 untuk departemen lain

    - Graduate Record Examinations (GRE)
    GRE Quantitative 155 untuk departemen teknik
    GRE Quantitative 153 untuk departemen lain

  • Foreign Language Proficiency Exam Score: TOEFL IBT 90/120 dan IELTS 7.0/9.0

Periode pendaftarannnya dari 10 Januari hingga 20 Februari 2026. Cek di sini untuk informasi selengkapnya: https://turkiyeburslari.gov.tr/announcements/turkiye-scholarships-2026-applications-121.

7. Swedish Institute Scholarship for Global Professionals 2026 (Swedia)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Swedish Institute (SI) Scholarship for Global Professionals 2026 menawarkan kesempatan yang mengubah hidup bagi individu berbakat dari 33 negara, yang memenuhi syarat untuk mengikuti program magister yang didanai penuh oleh pemerintah Swedia. Mulai dari biaya kuliah, tunjangan bulanan sebesar SEK 12.000 untuk biaya hidup, hibah perjalanan sebesar 15.000 SEK (10.000 SEK untuk negara-negara tertentu), keanggotaan dalam Jaringan SI untuk Profesional Global (NFGP), dan akses ke Sweden Alumni Network untuk pembelajaran dan kolaborasi berkelanjutan.

Beasiswa SI mendukung berbagai program magister berbahasa Inggris di berbagai universitas Swedia, termasuk Governance and Public Policy, Public Health, Entrepreneurship and Innovation, dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Persyaratan beasiswa S2 SI Scholarship:

  • Warga negara dari salah satu dari 33 negara yang memenuhi syarat (Indonesia termasuk di antaranya)

  • Mengajukan permohonan untuk program magister yang memenuhi syarat sebelum batas waktu yang ditentukan

  • Memiliki pengalaman kerja yang terbukti (minimal 3.000 jam untuk sebagian besar negara) dan kepemimpinan yang baik

  • Berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan negara asal

Batas waktu pendaftarannya 15 Januari 2026. Cek info lengkapnya di link ini https://si.se/en/apply/scholarships/swedish-institute-scholarships-for-global-professionals/.

8. Global Korea Scholarship / GKS (Korea Selatan)

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/George Pak)

Global Korea Scholarship (GKS) adalah beasiswa penuh untuk mahasiswa internasional. Beasiswa ini tersedia untuk studi sarjana, magister, dan doktoral, serta menyediakan dukungan biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan (900.000 KRW), tempat tinggal di kampus, jaminan kesehatan, dan bantuan relokasi. Untuk jenjang S2 atau magister, GKS membuka berbagai bidang umum dalam ilmu humaniora, ilmu sosial, ilmu alam, dan seni.

Persyaratan beasiswa S2 GKS Scholarship:

  • Kewarganegaraan: pelamar dan kedua orangtua harus memiliki kewarganegaraan selain Korea

  • Usia: di bawah 40 tahun

  • Pendidikan: harus memiliki gelar Sarjana atau Magister

  • IPK: harus memiliki IPK rata-rata minimal 80% dari program pendidikan terakhir

Deadline aplikasi akhir Februari 2026. Info lebih lanjut, kunjungi https://www.studyinkorea.go.kr/ko/plan/scholarship.do dan https://gksscholarship.com/ ya.

Itulah daftar beasiswa S2 fully funded 2026 yang bisa kamu cek sekarang juga persyaratan lengkapnya. Ayo, persiapkan studi S2 kamu di tahun 2026!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team