Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi program beasiswa S2 luar negeri khusus untuk perempuan dan ibu rumah tangga
ilustrasi program beasiswa S2 luar negeri khusus untuk perempuan dan ibu rumah tangga (pexels.com/RDNE Stock project)

Intinya sih...

  • Program beasiswa S2 luar negeri khusus perempuan dan ibu rumah tangga 2026 membuka kesempatan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi dengan persyaratan yang semakin fleksibel.

  • Beasiswa seperti AAUW International Fellowships Program, Margaret McNamara Education Grants, British Council Scholarships for Women in STEM, Eira Francis Davies Scholarship, dan Nestlé MBA Scholarship memberikan peluang bagi perempuan untuk mengejar gelar master di berbagai bidang studi.

  • Pendaftaran, syarat dokumen, dan jurusan pilihan dari masing-masing beasiswa dapat dipelajari lebih lanjut agar calon pelamar bisa mempersiapkan diri dengan baik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Melihat kalender di dinding yang penuh dengan jadwal sekolah anak dan daftar belanja bulanan mungkin membuatmu berpikir bahwa ruang untuk belajar bagi para ibu. Namun, tahukah kamu bahwa di luar sana banyak institusi pendidikan yang justru menunggumu untuk kembali berkarya melalui program beasiswa S2 luar negeri khusus untuk perempuan dan ibu rumah tangga 2026? Kesempatan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan undangan bagi kamu untuk membuktikan bahwa peran sebagai ibu dan akademisi bisa berjalan beriringan dengan sangat harmonis, kok.

Pintu menuju universitas bergengsi dunia kini terbuka lebih lebar dengan persyaratan yang semakin fleksibel bagi perempuan yang memilih jeda karier karena mengurus keluarga. Kamu gak perlu merasa tertinggal, karena pengalamanmu dalam mengelola rumah tangga justru menjadi bukti nyata kemampuan manajemen yang sangat dihargai oleh panel penyeleksi, kok. Informasi ini akan membedah jadwal pendaftaran, syarat dokumen, hingga jurusan pilihan agar kamu bisa segera mempersiapkan diri tanpa perlu merasa bingung lagi.


1. AAUW International Fellowships

ilustrasi mahasiswi pascasarjana (pexels.com/Sanket Mishra)

Program beasiswa dari Amerika Serikat ini biasanya membuka pendaftaran setiap tahun pada bulan Agustus hingga November. Beasiswa ini bersifat sangat terbuka karena mencakup hampir seluruh bidang studi (jurusan), kecuali bidang seni kreatif yang bersifat praktis atau gelar kedokteran klinis. Mereka sangat menyukai pelamar yang memilih jurusan yang memiliki dampak sosial bagi perempuan dan anak perempuan di negara asalnya, lho.

Syarat utamanya adalah kamu harus merupakan warga negara non-AS dan memiliki gelar sarjana (S1) dengan prestasi akademik yang baik. Kamu juga wajib menunjukkan bukti kemampuan bahasa Inggris melalui skor TOEFL atau IELTS yang masih berlaku saat mendaftar. Hal yang paling menarik adalah AAUW gak membatasi usia pelamar, sehingga sangat ramah bagi ibu rumah tangga yang ingin melanjutkan studi setelah bertahun-tahun fokus pada keluarga, lho. Pastikan kamu memiliki rencana yang jelas tentang apa yang akan kamu lakukan setelah lulus nanti untuk memberdayakan komunitasmu, ya.


2. Margaret McNamara Education Grants (MMEG)

ilustrasi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa pascasarjana (pexels.com/Yan Krukau)

MMEG menjadi salah satu beasiswa yang paling "ramah" bagi ibu rumah tangga karena salah satu syarat utamanya adalah pelamar harus berusia minimal 25 tahun. Jadwal pendaftarannya bervariasi tergantung wilayah, untuk universitas di AS dan Kanada, pendaftaran biasanya dibuka pada September hingga Januari. Untuk jurusan yang tersedia, MMEG gak membatasi secara kaku, namun mereka memprioritaskan jurusan yang berkaitan dengan pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan perempuan serta anak-anak, ya.

Dokumen yang perlu kamu siapkan antara lain adalah bukti pendaftaran atau penerimaan (LoA) dari universitas yang bekerja sama dengan MMEG. Kamu juga harus menulis esai yang menceritakan pengalamanmu dalam kegiatan sosial atau pelayanan masyarakat yang pernah kamu lakukan. Beasiswa ini mencari perempuan yang memiliki keterbatasan finansial namun memiliki semangat baja untuk membawa perubahan. Karena fokusnya adalah bantuan dana pendidikan, beasiswa ini sangat cocok bagi kamu yang membutuhkan tambahan biaya hidup atau biaya sekolah selama menempuh pendidikan di luar negeri, lho.


3. British Council Scholarships for Women in STEM

ilustrasi mahasiswi pascasarjana jurusan data science (pexels.com/Christina Morillo)

Jika kamu memiliki latar belakang pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, atau matematika (STEM), beasiswa ini adalah pilihan utama. Pendaftaran biasanya dibuka pada awal tahun, sekitar bulan Januari hingga Maret, untuk perkuliahan yang dimulai pada musim gugur. Jurusan yang dicakup sangat luas mulai dari Data Science, Environmental Science, hingga Engineering di berbagai universitas mitra di Inggris. Beasiswa ini sangat prestisius karena memberikan pendanaan penuh, termasuk biaya hidup, biaya perjalanan, hingga biaya visa.

Syarat khususnya adalah kamu harus memiliki gelar sarjana di bidang STEM dan belum pernah menempuh studi tingkat master di Inggris sebelumnya. Salah satu poin plus dari beasiswa ini karena adanya kebijakan pendanaan tambahan bagi ibu yang memiliki anak tanggungan. Hal ini memungkinkan kamu untuk membawa keluarga atau setidaknya mendapatkan dukungan finansial yang lebih stabil sebagai orang tua tunggal atau ibu rumah tangga. Kamu diharapkan menjadi duta bagi perempuan di bidang STEM dan bersedia mempromosikan bidang ini kepada generasi muda setelah menyelesaikan studi.


4. Eira Francis Davies Scholarship

ilustrasi mahasiswa kedokteran (unsplash.com/Ani Kolleshi)

Swansea University di Inggris menawarkan beasiswa ini khusus bagi perempuan dari negara berkembang yang ingin mendalami bidang kesehatan dan ilmu sosial. Pendaftaran biasanya dibuka pada awal tahun dan berakhir di bulan Juni setiap tahunnya. Jurusan yang tersedia meliputi Public Health, Health Care Management, Midwifery, dan berbagai program Master di bawah Faculty of Medicine, Health and Life Science. Beasiswa ini memberikan pembebasan biaya kuliah secara penuh (full tuition fee waiver) bagi kandidat terpilih.

Persyaratannya mencakup kemampuan akademik yang sangat kuat serta bukti bahwa kamu belum pernah menempuh studi di Inggris sebelumnya. Kamu harus melampirkan Personal Statement yang menjelaskan bagaimana jurusan kesehatan yang kamu pilih akan memberikan manfaat nyata bagi sistem kesehatan di negaramu. Beasiswa ini sangat kompetitif karena hanya diberikan kepada satu atau dua orang saja setiap tahunnya. Namun, bagi kamu yang memiliki pengalaman kerja di bidang kesehatan atau pengabdian masyarakat, peluangmu untuk menonjol akan jauh lebih besar, kok.


5. Nestlé MBA Scholarship

ilustrasi belajar di universitas (pexels.com/RDNE Stock project)

Bagi kamu yang memiliki ambisi untuk memimpin di dunia korporat atau menjadi pengusaha, Nestlé menawarkan beasiswa MBA di IMD Business School, Swiss. Jadwal pendaftarannya bersifat rolling, namun tenggat waktu khusus beasiswa biasanya jatuh pada bulan September. Jurusan yang ditawarkan tentu saja adalah Master of Business Administration (MBA) yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Beasiswa ini memberikan bantuan dana yang signifikan untuk menutupi sebagian besar biaya kuliah yang cukup tinggi di IMD.

Syarat yang diminta adalah pengalaman kerja yang solid (biasanya minimal 3-5 tahun) serta potensi kepemimpinan yang nyata. Kamu gak harus berasal dari latar belakang bisnis, namun kamu harus bisa menunjukkan bagaimana gelar MBA akan membantumu mencapai level kepemimpinan yang lebih tinggi. Bagi ibu rumah tangga yang sempat bekerja sebelumnya, beasiswa ini bisa menjadi jembatan "comeback" yang sangat kuat ke dunia profesional. Fokus utama Nestlé adalah memberdayakan perempuan dari negara berkembang agar mampu bersaing di level manajemen global.

Mempersiapkan diri sejak dini tentu kunci utama untuk menembus ketatnya persaingan beasiswa internasional. Jangan pernah ragu dengan kapasitas dirimu, karena setiap pengalaman hidup yang kamu miliki adalah narasi berharga yang gak dimiliki oleh pelamar lainnya. Manfaatkan waktu yang ada untuk riset lebih dalam, mengasah kemampuan bahasa, dan menyusun esai yang penuh makna, ya. Dengan tekad yang kuat, kamu pasti bisa meraih beasiswa S2 luar negeri khusus untuk perempuan dan ibu rumah tangga 2026 dan mewujudkan mimpi yang selama ini tertunda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team