Pernah gak sih kamu merasa capek, sensitif, atau gampang marah tanpa tahu penyebab pastinya? Hari berjalan seperti biasa, aktivitas tetap dilakukan, bahkan kamu masih bisa tertawa dan ngobrol seperti gak ada masalah. Namun, di dalam diri ada sesuatu yang terasa penuh dan sesak, seolah ada emosi yang terus menumpuk tanpa pernah benar-benar keluar. Kamu mungkin memilih diam karena merasa semuanya akan membaik sendiri seiring waktu. Padahal, emosi yang terus dipendam gak benar-benar hilang, melainkan menetap diam-diam di dalam tubuh dan pikiranmu.
Banyak orang tumbuh dengan kebiasaan menahan perasaan karena takut dianggap lebay, lemah, atau terlalu sensitif. Ada juga yang terbiasa mengalihkan rasa sedih lewat kesibukan agar gak perlu menghadapi isi kepalanya sendiri. Kamu mungkin merasa baik-baik saja karena masih bisa produktif setiap hari. Namun, emosi yang gak diproses biasanya akan mencari jalannya sendiri untuk muncul. Kadang bentuknya bukan tangisan, melainkan tubuh yang gampang lelah, pikiran yang penuh, atau hubungan yang terasa makin rumit.
