Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat tengah menjadi sorotan setelah penilaian juri yang berbeda terhadap jawaban yang sama. Kronologinya, dalam kompetisi antarsekolah tersebut, terdapat 3 grup dari sekolah yang berbeda. Dalam sesi pertanyaan rebutan, soal yang diajukan adalah proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), khususnya lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam memilih anggota BPK.
Grup C dari SMAN 1 Pontianak menjadi peserta pertama yang menjawab bahwa anggota BPK dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) serta diresmikan oleh presiden. Namun, salah satu juri memutuskan jawaban tersebut keliru dan memberikan nilai minus lima.
Kemudian, Grup B dari SMAN 1 Sambas menjawab pertanyaan yang sama dengan redaksi yang serupa. Masalahnya, juri membenarkan jawaban tersebut dan mendapatkan nilai 10. Keputusan tersebut diprotes oleh peserta dari grup C karena merasa dirinya telah menyebutkan jawaban benar. Sayangnya, bukan mendapat penilaian objektif, siswa SMAN 1 Pontianak tersebut justru diperingatkan terkait dengan artikulasi bicara.
Dari pengalaman yang diterima oleh siswa SMAN 1 Pontianak, masyarakat dan pelajar Indonesia dapat belajar beberapa hal, terutama soal keberanian dan sopan santun. Berikut beberapa di antaranya.
