Ilustrasi menulis alamat RT RW (unsplash.com/@benmullins)
Penulisan alamat surat mengikuti beberapa pedoman penting sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia:
1. Penggunaan Kepada dan Yang Terhormat
Saat menulis alamat surat, biasanya dimulai dengan kata "Kepada" diikuti oleh nama atau gelar penerima surat. Contohnya, "Kepada Bapak/Ibu". Namun, penulisan "yang terhormat" atau "Yth." tidak perlu diikuti oleh kata "kepada" karena sudah cukup merujuk pada penerima surat. Misalnya, "Yth. Kepala SMP Primadona".
2. Penggunaan huruf kapital
Dalam penulisan alamat surat, huruf awal setiap unsur nama ditulis menggunakan huruf kapital. Hal ini juga berlaku untuk singkatan seperti "RT", "RW", dan gelar pendidikan.
3. Penulisan alamat
Alamat tujuan surat harus ditulis secara lengkap dan mencakup kode pos. Jika tidak ada kode pos, pastikan alamat terdiri dari nama jalan, nomor rumah, nama kelurahan, kecamatan, dan kota atau kabupaten.
4. Penulisan gelar dan sapaan
Gelar dan sapaan dalam alamat surat sebaiknya tidak digabung. Jika pengirim menuliskan gelar, tidak perlu disertai sapaan, dan sebaliknya. Hal ini untuk menghormati penerima surat dengan cukup menggunakan salah satu dari gelar atau sapaan.