Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi tips menata reading corner yang nyaman di rumah
ilustrasi tips menata reading corner yang nyaman di rumah (pexels.com/KoolShooters)

Mempunyai hobi membaca tentu akan lebih maksimal jika kamu memiliki ruang khusus yang tenang dan estetik. Menciptakan pojok baca sendiri sebenarnya gak sulit, asalkan kamu tahu bagaimana tips menata reading corner yang nyaman di rumah. Ruangan ini nantinya bisa menjadi tempat healing terbaik setelah seharian lelah beraktivitas di luar sana, lho.

Memiliki area khusus membaca bukan hanya soal menumpuk buku, melainkan menciptakan suasana yang mendukung fokus dan relaksasi. Kamu bisa memanfaatkan sudut ruangan yang kosong, bawah tangga, atau bahkan area di dekat jendela. Dengan penataan yang tepat, pojok baca ini akan menjadi spot favorit baru bagi seluruh anggota keluarga kamu.

1. Pilih sudut ruangan dengan cahaya alami

ilustrasi cahaya alami jadi elemen penting untuk membuat reading corner jadi nyaman (pexels.com/cottonbro studio)

Cahaya matahari adalah elemen paling krusial saat kamu ingin membuat pojok baca yang sehat bagi mata. Usahakan untuk menempatkan kursi atau area dudukmu tepat di samping jendela besar agar kamu mendapatkan penerangan maksimal di siang hari. Cahaya alami gak hanya membantu kamu membaca dengan lebih jelas, tetapi juga memberikan energi positif dan suasana yang menyegarkan.

Selain faktor kesehatan mata, cahaya alami juga memberikan efek estetika yang luar biasa pada foto-foto koleksi bukumu. Kamu bisa menambahkan gorden tipis atau sheer curtain untuk menghalau sinar matahari yang terlalu terik agar tetap nyaman saat siang bolong. Suasana yang terang namun lembut akan membuat waktu membacamu terasa lebih tenang dan damai, lho.

Oh iya, jangan lupa untuk mempertimbangkan arah datangnya cahaya agar gak menimbulkan bayangan yang mengganggu pada halaman buku. Jika jendela menghadap ke arah barat, pastikan kamu memiliki pelindung tambahan agar suhu ruangan gak menjadi terlalu panas saat sore hari. Dengan posisi yang pas, kamu bisa menikmati transisi cahaya dari pagi hingga senja sambil menyelesaikan bab demi bab buku favoritmu.


2. Gunakan kursi atau sofa yang ergonomis

ilustrasi kursi yang nyaman untuk membaca buku (pexels.com/Tranmautritam)

Kenyamanan jadi kunci utama saat kamu sedang asyik tenggelam dalam alur cerita sebuah novel yang panjang. Pilihlah kursi yang memiliki sandaran punggung yang baik agar kamu gak merasa pegal meski sudah duduk selama berjam-jam. Kamu bisa memilih wing chair, kursi goyang, atau bahkan bean bag jika kamu lebih suka gaya yang lebih santai dan rendah ke lantai.

Selain sandaran punggung, pastikan kursi tersebut memiliki bantalan yang cukup empuk tetapi tetap kokoh menopang tubuh, ya. Kamu juga bisa menambahkan footrest atau sandaran kaki agar posisi tubuhmu benar-benar rileks dan sirkulasi darah tetap lancar. Investasi pada kursi yang berkualitas akan membuat pengalaman membacamu naik ke level yang jauh lebih menyenangkan setiap harinya, lho.

Cobalah untuk mencoba kursi tersebut secara langsung sebelum memutuskan untuk membelinya atau menaruhnya di pojok baca. Pastikan tingginya sesuai dengan postur tubuhmu sehingga lehermu gak perlu menunduk terlalu dalam saat membaca. Kursi yang nyaman akan membuat kamu betah berlama-lama menghabiskan waktu dengan buku kesayanganmu tanpa gangguan rasa sakit di badan.


3. Tambahkan rak buku dan meja kecil

ilustrasi menambah meja kecil pada ruang reading corner (pexels.com/ECBULAT)

Fungsi dari sebuah reading corner tentu saja harus didukung oleh aksesibilitas buku yang mudah dijangkau oleh tanganmu. Kamu bisa memasang rak dinding minimalis atau rak berdiri di sisi kursi untuk memajang koleksi buku yang sedang atau akan kamu baca. Penataan buku yang rapi juga akan menambah nilai estetika ruangan sehingga pojok baca milikmu terlihat lebih profesional dan teratur.

Keberadaan meja kecil di samping kursi juga sangat penting untuk meletakkan segelas kopi, teh, atau camilan favoritmu, lho. Meja ini juga berfungsi sebagai tempat menaruh kacamata, ponsel, lilin aromatherapy, atau bookmark agar gak berantakan di atas kursi. Pilihlah desain meja yang ramping agar gak memakan banyak tempat, ya.

Jika ruang yang kamu miliki sangat terbatas, gunakanlah furnitur multifungsi seperti bangku yang bagian bawahnya bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Dengan begitu, kamu tetap bisa menyimpan banyak koleksi buku tanpa membuat ruangan terlihat penuh dan sesak, deh.


4. Berikan sentuhan personal dengan dekorasi

ilustrasi memberikan sentuhan personal pada dekorasi reading corner (pexels.com/YI REN)

Agar pojok baca gak terasa kaku, kamu perlu menambahkan beberapa dekorasi yang mencerminkan kepribadian dan selera seni kamu. Tambahkan karpet bulu yang lembut di bawah kursi untuk memberikan kesan hangat dan nyaman pada telapak kaki. Kamu juga bisa menaruh bantal kecil dengan motif favorit atau selimut rajut untuk menemanimu saat cuaca sedang dingin karena hujan.

Tanaman hias di dalam ruangan juga bisa menjadi pilihan dekorasi yang sangat bagus untuk memberikan kesan asri dan segar, lho. Tanaman seperti snake plant atau peace lily gak hanya cantik dipandang, tetapi juga membantu memurnikan udara di sekitar tempatmu duduk. Suasana natural akan membuat pikiranmu lebih rileks dan fokus saat kamu sedang membaca buku yang cukup berat.

Selain itu, kamu bisa memajang beberapa kutipan inspiratif dari penulis favoritmu dalam bingkai foto yang estetik di dinding. Dekorasi dinding ini berfungsi sebagai penyemangat sekaligus pengingat mengapa kamu sangat mencintai dunia literasi. Dengan adanya sentuhan personal ini, pojok baca kamu gak hanya sekadar tempat duduk, melainkan ruang yang memiliki karakternya sendiri, kan.


5. Atur pencahayaan tambahan untuk malam hari

ilustrasi menggunakan lampu yang nyaman untuk membaca buku di malam hari (pexels.com/Ron Lach)

Waktu luang untuk membaca mungkin baru ada saat malam hari setelah semua pekerjaan rumah tangga atau kantor selesai. Oleh karena itu, kamu membutuhkan lampu baca yang memiliki cahaya hangat namun cukup terang untuk menerangi teks di buku. Gunakan standing lamp dengan leher yang bisa ditekuk atau lampu meja minimalis yang cahayanya bisa diarahkan langsung ke arah halaman buku.

Hindari memakai lampu utama ruangan yang terlalu terang karena bisa membuat mata cepat lelah dan merusak suasana intim di pojok baca. Pilihlah bohlam lampu dengan warna warm white yang memberikan kesan nyaman dan tenang seperti di perpustakaan klasik. Pencahayaan yang dramatis dan terfokus akan membantu otak kamu untuk beralih ke mode istirahat dan nyaman untuk membaca.

Guys, aroma lavender atau kayu cendana dari lilin bisa mengurangi stres dan membuat pengalaman membaca menjadi lebih menyenangkan, lho. Semoga dengan tips menata reading corner yang nyaman di rumah, kamu jadi makin betah berlama-lama membaca buku, nih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy