Konflik antaranak adalah bagian alami dari proses tumbuh dan belajar bersosialisasi. Perbedaan pendapat, rasa cemburu, hingga salah paham sering muncul saat anak mulai membangun relasi dengan teman sebaya. Situasi ini sebenarnya jadi momen penting untuk mengasah kemampuan komunikasi, empati, dan pengendalian emosi.
Cara orang dewasa menyikapi konflik anak sangat memengaruhi cara anak belajar menyelesaikan masalah. Pendekatan yang tepat membantu anak memahami bahwa konflik bukan sesuatu yang harus dihindari, tapi sesuatu yang bisa dikelola dengan sehat. Proses ini juga menanamkan kebiasaan berdiskusi dan mencari solusi bersama. Yuk, mulai terapkan cara-cara praktis berikut supaya anak lebih siap menghadapi konflik dengan temannya!
