Setiap anak punya cerita yang ingin dibagikan. Mulai dari hal-hal sederhana seperti kejadian di sekolah, pertengkaran kecil dengan teman, sampai perasaan-perasaan yang mungkin sulit mereka ungkapkan. Masalahnya, kesibukan orang dewasa sering kali membuat kita lupa bahwa anak-anak butuh didengarkan dengan sungguh-sungguh. Padahal, menjadi pendengar yang baik adalah salah satu cara terbaik untuk membangun kedekatan emosional dengan anak, sekaligus membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.
Sayangnya, mendengarkan anak bukan sekadar duduk diam saat mereka bercerita. Ada seni tersendiri yang perlu dipahami agar anak merasa benar-benar didengar dan dihargai. Nah, kalau kamu ingin memperbaiki kualitas komunikasi dengan si kecil, yuk simak beberapa cara sederhana yang bisa langsung dipraktikkan mulai hari ini!
