Gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keluarga modern. Anak-anak tumbuh di lingkungan digital yang menawarkan hiburan, informasi, dan kemudahan akses sejak usia dini. Di satu sisi, teknologi dapat menjadi alat bantu belajar yang bermanfaat, namun di sisi lain, penggunaan yang tidak terkontrol berisiko memengaruhi perkembangan emosi, sosial, dan konsentrasi anak.
Dalam psikologi perkembangan, tantangan utama orang tua di era gadget bukanlah melarang teknologi sepenuhnya, melainkan membangun keseimbangan. Pola asuh yang seimbang membantu anak mengenal dunia digital secara sehat tanpa kehilangan pengalaman penting dalam interaksi nyata.
Berikut lima tips pola asuh seimbang yang dapat diterapkan orang tua di era gadget.
