Menjadi orangtua kerap disamakan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup keluarga tanpa kekurangan. Selama urusan uang beres, banyak yang merasa peran sudah dijalankan dengan benar. Cara pandang seperti ini memang umum, terutama di lingkungan yang menilai keberhasilan dari stabilnya kondisi ekonomi.
Ada anak-anak yang tumbuh dengan fasilitas lengkap, tetapi jarang benar-benar merasa ditemani. Situasi inilah yang sering luput disadari karena peran pencari nafkah dianggap sudah mewakili segalanya. Berikut beberapa tanda yang menunjukkan mengapa menafkahi saja belum cukup untuk menjadi orangtua yang hadir.
