Pengalaman buruk seperti kekerasan, kecelakaan, atau konflik keluarga bisa meninggalkan luka mendalam yang tidak terlihat pada anak. Mungkin mereka tampak baik-baik saja di luar, tetapi di dalamnya masih ada rasa takut, bingung, dan tidak aman. Di sinilah peran komunikasi menjadi sangat penting-bukan sekadar berbicara, tetapi bagaimana orangtua hadir, mendengar, dan memahami.
Sayangnya, banyak orangtua justru keliru dalam berkomunikasi setelah anak mengalami kejadian traumatis. Itulah kenapa mengetahui komunikasi efektif dengan anak setelah pengalaman buruk sangat penting.
