Ikatan emosional antara orangtua dan anak menjadi fondasi penting bagi perkembangan psikologis mereka. Namun, tidak semua anak tumbuh dengan pola keterikatan yang stabil, salah satunya adalah disorganized attachment. Kondisi ini membuat anak merasa bingung karena pengasuhnya bisa menjadi sumber kenyamanan sekaligus ketakutan.
Anak dengan disorganized attachment sering menunjukkan perilaku yang tidak konsisten, seperti ingin dekat tapi juga menjauh. Karena itu, pendekatan yang penuh kesabaran dan strategi yang tepat sangat dibutuhkan agar mereka bisa membangun rasa aman. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu anak mengatasinya.
